Gedung Sekber PHDI dan Lembaga Keagamaan Hindu Jatim Resmi Berdiri, Wujud Harmoni Antar Umat Beragama

Gedung Sekretariat Bersama (Sekber) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Lembaga Keagamaan Hindu Provinsi Jawa Timur diresmikan oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, Jumat (22/11) malam di Pura Segara, Jalan Memet Sastrowiryo, Surab
Gedung Sekretariat Bersama (Sekber) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Lembaga Keagamaan Hindu Provinsi Jawa Timur diresmikan oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, Jumat (22/11) malam di Pura Segara, Jalan Memet Sastrowiryo, Surab

 

MERAHPUTIH I SURABAYA – Gedung Sekretariat Bersama (Sekber) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Lembaga Keagamaan Hindu Provinsi Jawa Timur diresmikan oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, Jumat (22/11) malam di Pura Segara, Jalan Memet Sastrowiryo, Surabaya. 

Peresmian ini diawali dengan pemukulan gong oleh Pj. Gubernur Adhy, disusul peninjauan Bale Transit VIP PHDI. Pemotongan untaian melati dan penandatanganan prasasti turut menjadi simbol dimulainya era baru bagi pelayanan umat Hindu di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Adhy menegaskan bahwa pembangunan gedung ini merupakan bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung peran PHDI dan lembaga keagamaan Hindu dalam pembangunan daerah.

"Atas nama Pemprov Jatim, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PHDI. Semoga keberadaan gedung ini dapat bermanfaat bagi umat Hindu di Jawa Timur," ujar Adhy.

Gedung ini dibangun menggunakan dana hibah APBD 2024 sebesar Rp4 miliar. Dari total tersebut, Rp3,8 miliar dialokasikan untuk pembangunan Kantor Sekretariat PHDI Jatim, Kantor Kelembagaan Hindu Jatim, dan Rumah Pengamanan, sedangkan Rp200 juta digunakan untuk kegiatan Dharma Santi.

"Ini bentuk apresiasi kami kepada umat Hindu yang telah berperan menjaga harmoni dan kondusifitas di Jawa Timur," jelas Adhy.

Adhy berharap gedung ini dapat menjadi pusat aktivitas keumatan yang produktif serta memperkuat pelayanan kepada umat Hindu di Jawa Timur. Selain itu, gedung ini juga menjadi simbol keterwakilan dan kehadiran Pemprov Jatim di tengah masyarakat Hindu.

"Semoga gedung ini optimal dalam mendukung kegiatan pelayanan umat Hindu," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Adhy menyoroti pentingnya menjaga kerukunan umat beragama di tengah keragaman suku, etnis, dan agama di Jawa Timur. Menurutnya, harmoni sosial di Jawa Timur menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional, terutama menjelang Pilkada serentak 27 November 2024.

"Pilkada adalah sarana harmonisasi berbangsa. Kita harus menjaga suasana kondusif seperti yang telah kita capai dalam Pemilu Februari lalu," tegas Adhy.

Sebagai bentuk penghargaan, Ketua PHDI Jawa Timur menyerahkan piagam kepada Pj. Gubernur Adhy atas dukungannya dalam pembangunan gedung ini.

Acara peresmian yang berlangsung khidmat ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat Hindu Jawa Timur dalam menjaga harmoni dan mendukung pembangunan daerah yang inklusif. (red) 

 

 

Editor : prass prasetyo