AHY Tekankan Peran Infrastruktur dalam Wujudkan Ketahanan Pangan
MERAHPUTIH I SURABAYA – Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang optimal adalah kunci utama dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan di Indonesia. Hal ini ia sampaikan dalam forum strategis yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Timur bersama Wakil Gubernur serta para kepala daerah se-Jawa Timur, Jumat (15/3), di Surabaya.
“Forum ini sangat penting karena membahas bagaimana kita bersama-sama memastikan ketahanan pangan, bahkan menuju swasembada. Ini adalah salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto,” ujar AHY di hadapan peserta forum.
Menurut AHY, ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal produksi hasil pertanian, tetapi juga mencakup ketersediaan infrastruktur pendukung yang memadai. Salah satu aspek krusial adalah sistem irigasi yang efisien, agar bendungan yang telah dibangun dapat memberikan manfaat maksimal bagi para petani.
“Bendungan yang kita bangun harus benar-benar memberi dampak nyata. Harus ada koneksi antara irigasi primer, sekunder, hingga tersier, sehingga lahan pertanian dapat terairi dengan baik dan hasil panen meningkat,” tegasnya.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), serta Kementerian Perhubungan guna memastikan seluruh elemen infrastruktur saling terintegrasi.
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga memaparkan rencana prioritas pembangunan infrastruktur di Jawa Timur yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat serta kebutuhan daerah.
Beberapa kepala daerah yang hadir menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, mulai dari kondisi jalan yang rusak, keterbatasan akses transportasi, hingga perlunya pembangunan jaringan irigasi yang lebih luas.
“Konektivitas adalah faktor utama dalam mendukung perekonomian daerah. Infrastruktur jalan yang baik akan mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan mobilitas warga, dan membuka peluang investasi,” jelas AHY.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem, seperti banjir yang kerap mengancam sejumlah daerah di Jawa Timur. AHY menegaskan bahwa pembangunan tanggul dan sistem drainase yang lebih baik harus menjadi prioritas untuk memitigasi bencana yang dapat mengganggu aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat.
AHY berharap bahwa pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Dengan adanya dukungan infrastruktur yang memadai, pertumbuhan ekonomi di daerah bisa lebih cepat, ketahanan pangan semakin kuat, dan kesejahteraan masyarakat meningkat secara signifikan.
“Kita harus bekerja sama, dari pusat hingga daerah, agar pembangunan ini benar-benar membawa manfaat bagi rakyat. Dengan infrastruktur yang kokoh, kita tidak hanya membangun jalan dan bendungan, tetapi juga membangun masa depan yang lebih baik,” tutup AHY. (red)
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih