PERSIB Bungkam PSBS Biak 3-0, Bojan Hodak Puas tapi Belum Sepenuhnya Lega

Bojan Hodak
Bojan Hodak

MERAHPUTIH I SLEMAN – PERSIB Bandung tampil perkasa saat melakoni laga tandang kontra PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (17/10/2025). Maung Bandung pulang membawa tiga poin penuh setelah menang telak 3-0 dalam lanjutan pekan kesembilan Super League 2025/2026.

Gol-gol kemenangan PERSIB dicetak melalui eksekusi penalti Andrew Jung di penghujung babak pertama (45+3’), sepakan terukur Uilliam Barros Pereira di menit ke-58, dan tendangan bebas indah Luciano Guaycochea di menit ke-77. Kemenangan ini menegaskan konsistensi PERSIB yang kini mulai menemukan ritme permainan terbaiknya di bawah kendali Bojan Hodak.

Dari sisi permainan, PERSIB tampil dominan. Mereka mampu mengendalikan tempo dan menekan sejak menit awal. Meski PSBS Biak sesekali mencoba membalas lewat serangan balik cepat, lini belakang Maung Bandung tetap tampil disiplin dengan duet Nick Kuipers dan Alberto Rodríguez yang kokoh menjaga area pertahanan.

Namun di balik skor meyakinkan itu, Bojan Hodak menilai timnya masih punya banyak pekerjaan rumah. Pelatih asal Kroasia tersebut mengaku puas dengan determinasi anak asuhnya, tetapi menyoroti penyelesaian akhir yang dinilainya masih kurang tenang.

“Pertandingan berjalan bagus. Hasil ini tentu membuat kami lebih percaya diri dan lebih siap menatap laga selanjutnya,” ujar Hodak dalam konferensi pers usai laga.

“Tapi dengan peluang sebanyak itu, seharusnya kami bisa mencetak lebih banyak gol. Para pemain terlihat terburu-buru di depan gawang. Ini jadi catatan penting yang akan kami benahi dalam latihan,” tambahnya.

Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi trio asing PERSIB Jung, Barros, dan Guaycochea yang masing-masing menyumbang gol dalam pertandingan tersebut. Kombinasi ketiganya terbukti semakin padu dan efektif mengobrak-abrik pertahanan lawan.

Bagi Andrew Jung, gol penalti yang ia cetak di babak pertama menambah kepercayaan dirinya setelah sempat melewati beberapa laga tanpa mencetak gol. Sementara Uilliam Barros terus menunjukkan ketajamannya di depan gawang, dan Guaycochea kembali memamerkan kualitas bola matinya yang menjadi momok bagi setiap kiper lawan.

Di sisi lain, PSBS Biak terlihat kesulitan keluar dari tekanan. Bermain di luar kandang utama mereka, tim asuhan Eduard Tjong itu tak mampu menampilkan permainan terbaiknya. Barisan tengah sering kehilangan bola, dan koordinasi pertahanan mereka beberapa kali goyah menghadapi pressing cepat pemain PERSIB.

Dengan hasil ini, PERSIB memperpanjang tren positif mereka dalam tiga laga terakhir dan mulai merangsek ke papan atas klasemen sementara Super League. Hodak berharap momentum ini bisa terus berlanjut.

“Kami harus tetap fokus. Liga masih panjang dan setiap pertandingan punya tantangan berbeda. Yang penting, pemain tetap menjaga disiplin dan mental juara di setiap laga,” tegas Hodak.

Kemenangan atas PSBS Biak menjadi sinyal bahwa PERSIB kian siap menantang rival-rival kuat di jalur perburuan gelar musim ini.

Bagi publik Bandung, skor 3-0 bukan sekadar kemenangan, melainkan bukti bahwa Maung Bandung mulai mengaum lagi di jagat sepak bola nasional.(red)
 
 
 

Editor : Redaksi