Pemprov Jatim Pacu Lompatan Mutu Pendidikan Lewat GEMPITA Awards 2025

MERAHPUTIH I SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggerakkan mesin inovasi di sektor pendidikan lewat ajang GEMPITA (Gelar Mutu, Prestasi, Inspirasi Tenaga Akademis) Awards 2025. Program yang digagas Dinas Pendidikan Jatim ini menjadi panggung apresiasi bagi para guru dan tenaga pendidik yang berani melahirkan gagasan segar di kelas maupun lingkungan sekolah.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan, GEMPITA bukan sekadar seremoni penghargaan, tetapi instrumen untuk membangun kultur kompetisi sehat di tubuh dunia pendidikan Jatim. Dalam gelaran yang berlangsung Kamis (11/12/2025) malam itu, Emil menyebut antusiasme peserta mencapai titik tertinggi.

"Ada 40 ribu guru yang ikut. Ini menunjukkan gairah luar biasa dari para pendidik kita untuk berkompetisi dan terus mengasah diri," ungkap Emil.

Dari puluhan ribu peserta tersebut, tercatat sekitar 35 ribu inovasi terkirim dan diverifikasi. Emil menyebut jumlah itu sebagai dorongan besar yang berkontribusi pada capaian Jawa Timur dalam meraih Innovative Government Award (IGA) dari sektor pendidikan. Tak kurang dari 400 inovasi memenuhi standar penilaian nasional.

Menurut Emil, GEMPITA Awards menjadi salah satu strategi kunci Pemprov untuk memperkuat kualitas SDM pendidikan. Dengan adanya kompetisi kreatif ini, guru ditantang membuat lompatan, sementara siswa diharapkan termotivasi mengikuti jejak para pendidiknya.

"Ini bagian dari kerja serentak yang kita jalankan peningkatan kesejahteraan, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, sampai dorongan inovasi. Semuanya saling terkait," tegas Emil.

Dalam kesempatan yang sama, Pemprov Jatim juga sekaligus meluncurkan Inovasi Pendidikan 2026, sebagai arah baru transformasi pendidikan tahun depan. Program tersebut diharapkan menjadi pemantik lahirnya lebih banyak terobosan dari para guru, terutama di bidang sains, teknologi, seni, dan olahraga.

Dengan angka partisipasi yang mencapai puluhan ribu, GEMPITA Awards 2025 menjadi sinyal bahwa ekosistem pendidikan Jawa Timur tengah bergerak dinamis, menghadirkan optimisme baru bagi mutu pembelajaran di seluruh penjuru provinsi.(dpr) 

Editor : Redaksi