Persebaya Genjot Intensitas Latihan, Bidik Kemenangan atas Persita Tangerang
MERAHPUTIH I SURABAYA - Persebaya Surabaya tak ingin menyisakan celah sedikit pun jelang laga kontra Persita Tangerang. Tim berjuluk Bajol Ijo itu kini tengah menempa diri lewat program latihan dengan intensitas tinggi yang dirancang untuk mendekati atmosfer pertandingan sesungguhnya.
Di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares, para pemain Persebaya dipacu untuk tampil dalam tempo cepat dan penuh tekanan. Setiap sesi latihan tidak lagi sekadar pemanasan taktik, melainkan simulasi nyata situasi pertandingan mulai dari transisi menyerang ke bertahan, duel fisik, hingga penyelesaian akhir di depan gawang.
Pendekatan ini bukan tanpa alasan. Tavares ingin anak asuhnya terbiasa menghadapi ritme tinggi agar tidak gagap saat pertandingan resmi berlangsung. Ia menilai, adaptasi terhadap tekanan permainan menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil di lapangan.
“Latihan harus mencerminkan pertandingan. Intensitas dan agresivitas itu wajib ada supaya pemain siap menghadapi situasi sebenarnya,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Persebaya untuk memperbaiki konsistensi performa. Dalam laga kandang terakhir menghadapi Persib Bandung, Persebaya gagal mengamankan kemenangan setelah harus puas dengan hasil imbang 2-2. Hasil itu menjadi evaluasi penting, terutama dalam menjaga fokus sepanjang pertandingan.
Menghadapi Persita Tangerang, Persebaya menargetkan hasil maksimal, terlebih bermain di hadapan pendukung sendiri. Konsistensi permainan dan ketahanan fisik dinilai akan menjadi penentu dalam laga tersebut.
Meski mengedepankan intensitas tinggi, tim pelatih tetap mengedepankan aspek kebugaran pemain. Tavares memastikan program latihan disusun secara terukur agar tidak memicu risiko cedera, mengingat padatnya jadwal kompetisi.
“Kami harus menjaga kondisi pemain. Jangan sampai latihan yang keras justru membuat pemain cedera. Kami ingin semua pemain siap, sehingga punya banyak opsi saat pertandingan,” tegasnya.
Dengan kombinasi latihan keras dan pengelolaan kondisi fisik yang cermat, Persebaya berharap mampu tampil lebih solid. Laga melawan Persita bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga momentum untuk menunjukkan karakter permainan yang lebih matang di hadapan publik sendiri.(sub)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih