Jung Siap Ledakkan Persija, Striker Prancis PERSIB Tebar Ancaman di Samarinda

Andrew Jung
Andrew Jung

MERAHPUTIH I BANDUNG - Laga panas antara PERSIB Bandung kontra Persija Jakarta dipastikan kembali menyedot perhatian publik sepak bola nasional. Duel klasik yang kerap disebut sebagai “El Clasico” Indonesia itu akan tersaji pada pekan ke-32 Super League 2025/26 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.

Di tengah tensi tinggi jelang pertandingan, sorotan tertuju kepada penyerang anyar Maung Bandung, Andrew Jung. Bomber asal Prancis itu menegaskan dirinya siap tempur menghadapi rival abadi PERSIB dan bertekad membawa timnya pulang dengan kemenangan penting dalam perburuan gelar juara musim ini.

Bagi Jung, pertandingan nanti bukan sekadar laga biasa. Ini menjadi kali pertama dirinya merasakan atmosfer duel sarat gengsi antara PERSIB melawan Persija. Pada pertemuan pertama musim ini, ia harus absen akibat cedera yang dialaminya. Kini, dalam kondisi bugar, Jung mengaku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tampil di laga penuh tekanan tersebut.

Penyerang berusia 27 tahun itu mengungkapkan seluruh skuad PERSIB tengah berada dalam kondisi siap tempur. Persiapan intensif terus dilakukan demi menjaga asa meraih trofi Super League 2025/26.

“Kami bersiap dengan baik. Kami berlatih hari ini dan akan terus mematangkan persiapan sepanjang minggu untuk memenangkan pertandingan. Kami tahu, kami harus memenangkan semua pertandingan,” ujar Jung.

Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa PERSIB datang ke Samarinda bukan sekadar bermain aman. Tim asuhan Bojan Hodak ingin memastikan tiga poin tetap berada dalam genggaman demi menjaga posisi di jalur perebutan titel juara.

Ketajaman Andrew Jung sendiri sebenarnya tidak perlu diragukan. Meski sempat mendapat kritik terkait performa lini depan PERSIB, pemain kelahiran Prancis tersebut memilih merespons dengan cara elegan: lewat gol dan kontribusi nyata di lapangan.

Statistik berbicara banyak. Dari 17 pertandingan yang ia jalani sebagai starter, Jung telah mengoleksi 16 gol. Catatan itu membuatnya menjadi salah satu penyerang paling efektif di kompetisi musim ini.

Namun demikian, Jung tidak ingin larut dalam pujian maupun kritik. Ia menegaskan fokus utamanya hanyalah membantu tim memenangkan setiap pertandingan tersisa.

“Saya tidak peduli tentang kritik. Sejujurnya, saya tidak suka berbicara tentang statistik. Tapi saya memulai 17 pertandingan dan mencetak 16 gol. Saya mencetak gol hampir setiap 100 menit. Tentu selalu ada ruang untuk menjadi lebih baik, tapi fokus saya hanya pada pertandingan berikutnya,” katanya.

Mentalitas tersebut menunjukkan karakter striker haus gol yang dimiliki PERSIB musim ini. Jung tidak ingin terlalu sibuk menjawab keraguan publik. Baginya, kemenangan tim jauh lebih penting dibandingkan perdebatan soal performa individu.

Di sisi lain, kepindahan venue pertandingan dari Jakarta ke Samarinda sempat memunculkan banyak sorotan. Atmosfer panas yang biasanya membakar Stadion Utama Gelora Bung Karno dipastikan tidak akan terasa sepenuhnya di Stadion Segiri. Meski demikian, Jung memastikan perubahan lokasi tidak memengaruhi ambisi timnya.

Ia mengakui sempat berharap bisa tampil langsung di hadapan puluhan ribu suporter di Jakarta untuk merasakan atmosfer rivalitas klasik tersebut. Namun, target utama tetap sama: menang.

“Kami tahu apa yang harus dilakukan. Jika kami memenangkan semua pertandingan sisa, kami adalah juara. Itu saja,” tegasnya.

Ucapan singkat Jung menggambarkan fokus penuh yang kini dimiliki skuad Pangeran Biru. Tidak ada ruang untuk kehilangan poin jika ingin mengangkat trofi di akhir musim.

Pertandingan melawan Persija diprediksi berlangsung sengit. Selain mempertaruhkan gengsi dua klub besar Indonesia, duel ini juga menjadi penentu penting dalam perebutan papan atas klasemen Super League 2025/26.

Dengan ketajaman Andrew Jung yang tengah mencapai puncak performa, lini belakang Persija wajib bekerja ekstra keras. Sedikit saja kehilangan konsentrasi, striker Prancis itu bisa menjadi mimpi buruk yang menghancurkan harapan Macan Kemayoran.(ban)

Editor : Redaksi