Tak Susah, Ini Syarat Pengambilan Oksigen Gratis di Jatim


warga Surabaya ketika mengisi tabung oksigen gratis di Surabaya yang difasilitasi oleh pPemerintah provinsi Jawa Timur.

MERAHPUTIH I SURABAYA - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Benny Sampir Wanto, menjelaskan mengenai persyaratan pengambilan isi ulang oksigen gratis bagi masyarakat Jawa Timur, yang digagas oleh Gubernur Jatim,  Khofifah Indar Parawansa.

Adapun persyaratannya, yakni :

1. Membawa tiket pendaftaran yang diperoleh melalui online di laman: oksigen.infocovid19.jatimprov.go.id/#order-form.

2. Membawa tabung oksigen ukuran 1M³

3. Menunjukkan surat hasil swab antigen/PCR positif pasien yang memohon isi ulang oksigen gratis.

Untuk pendaftaran, kata Benny, selain melalui website, juga bisa dilakukan melalui Call Center Pemprov. Jawa Timur 1500 117, dan menyampaikan foto/capture hasil tes swab antigen/PCR positif pasien.

Selain itu yang perlu diperhatikan pada pengambilan oksigen gratis tersebut juga harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

“Sehari maksimal dua kali layanan isi ulang oksigen gratis untuk setiap pemohonnya," ujar mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim ini.

Selain dibuka di kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Jl Ahmad Yani 268 Surabaya, pengisian oxigen gratis juga dibuka di Kantor Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah Sidoarjo (UPTD PPD) Sidoarjo Jl pahlawan 41 Sidoarjo, dengan peresmian operasional dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Senin siang. Sementara itu, untuk wilayah Gresik, peresmian operasionalisasi oleh Gubernur Jatim direncanakan pada Rabu, 21 Juli. Apabila membutuhkan, warga Gresik dan warga daerah lain di Jatim juga bisa memanfaatkan dua lokasi pengisian oxygen gratis di dua lokasi tsb.

Ditambahkan, layanan oxygen gratis ini dikhususkan untuk warga yang sedang isolasi mandiri (isoman) dan ambulans pasien Covid. Setiap harinya, disediakan 500 meter kubik atau melayani 500 tabung oksigen berukuran 1 meter kubik untuk masing-masing titik layanan. Pemberian oxygen gratis ini diharapkan dapat membantu warga Jatim yang terkena Covid-19.

Di sis lain, Plt Kepala pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Yanuar Rachmadi mengatakan, animo masyarakat untuk mengisi oksigen gratis di Dishub Jatim terbilang tinggi.

Rata-rata dalam sehari, ada sebanyak 200 tabung oksigen ukuran 1 meter kubik yang diisi. Kapasitas stasiun pengisian ulang di Dishub Jatim sendiri mencapai 500 meter kubik per hari. "Jadi stoknya masih mencukupi," kata Yanuar, Selasa (20/7/2021).

Sementara untuk stasiun pengisian ulang oksigen di Sidoarjo, Yanuar mengaku masih belum mengetahui. Pasalnya, baru diresmikan kemarin. Keberadaan stasiun pengisian ulang oksigen gratis ini, kata dia, akan berlangsung hingga pandemi COVID-19 berakhir.

"Ini (stasiun pengisian ulang oksigen gratis) hasil kolaborasi antara swasta, pemerintah dan pihak-pihak terkait lainnya. Ini kan program CSR dari perusahaan," terang Yanuar.

Terkait stasiun pengisian ulang oksigen di Gresik, tepatnya di Samsat Baru (Dishub Lama Uji KIR) di Jalan DR Wahidin, Yanuar belum memastikan kapan beroperasi. Pasalnya, hingga saat ini alat untuk mentransfer oksigen dari tabung besar ke tabung kecil masih belum ada.

"Selain itu, kami juga masih menyiapkan SDM (sumber daya manusia) yang akan mengoperasikan stasiun ini. Sebab, harus orang profesional yang menangani agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan,"jelas Yanuar. (red)