Henry Indraguna & Partners Law Firm Buka Cabang di Surabaya


Henry Indraguna saat pembukaan kantor cabang Kantor Hukum Henry Indraguna & partner Law Firm di Surabaya, Kamis (9/6)

MERAHPUTIH I SURABAYA - Kantor Hukum Henry Indraguna & partner Law Firm yang berkantor pusat di Jakarta telah melebarkan sayapnya ke Jawa Timur dengan membuka kantor cabang di Surabaya. 

Dibukanya kantor di Surabaya merupakan salah satu wujud nyata pengabdian Kantor Hukum Henry Indraguna & Partners Law Firm di bidang pelayanan hukum dan bantuan hukum bagi seluruh masyarakat Kota Surabaya. 

Kantor Hukum Henry Indraguna & Partners Law Firm cabang Surabaya secara resmi telah dilakukan grand opening (dibuka) pada Kamis (9 Juni 2022) malam. 

Henry Indraguna mengatakan ada sejumlah hal yang mendasarinya untuk membuka kantor cabang di Surabaya. Menurutnya, Kota Surabaya adalah kota metropolitan di wilayah Provinsi Jawa Timur dan merupakan salah satu kota terbesar kedua di Indonesia setelah Kota Jakarta. 

Disamping memberikan layanan bantuan hukum kepada masyarakat, perusahaan tambang atau instansi lain juga bisa memanfaatkan Henry Indraguna & Partner cabang Surabaya untuk mencari keadilan dari perkara yang sedang dijalaninya.

"Karena biar bagaimanapun juga nanti mereka akan melihat mana yang terbaik di dalam menyelesaikan perkara," tegas Henry.

Setelah membuka kantor cabang di Surabaya, kantor hukum Henry Indraguna & Partner Law Firm juga akan membuka kantor cabang di Solo, Yogyakarta, Semarang, Makassar dan Medan juga menjadi target untuk melebarkan sayap dan membantu seluruh masyarakat tanpa melihat ras, suku dan agama guna mendapatkan bantuan hukum dari pengacara yang pernah menangani kasus besa rdan menjadi perhatian publik seperti perkara korupsi politisi, kasus Kanjeng Dimas Taat Pribadi, vaksin palsu hingga artis yang terjerat hukum seperti Roy Kiyoshi.

"Jadi sebetulnya kalau dilihat perkara-perkara yang ada di televisi saya sering muncul di TV juga," ujar Henry Indraguna. 

Lawyer kelahiran Bandung ini juga menjelaskan, terkait jabatannya sebagai Anggota Tim Ahli Dewan Pertimbangan Presiden dibidang Hukum dan Perundang-undangan sama sekali tidak memiliki kaitan apapun dengan Kantor Hukum Henry Indraguna & Partners Law Firm.

"Sebab secara hukum yang memiliki keterkaitan dengan jabatan saya dimaksud hanyalah Profesi saya sebagai Advokat-Pengacara yang dalam Undang-Undang Nomor: 18 Tahun 2003 Tentang Advokat menggariskan pada pokoknya bahwa Advokat yang menjadi pejabat negara tidak menjalankan tugas profesi selama memangku jabatan negara tersebut. Dan mengenai hal tersebut tentunya telah saya lakukan dengan baik," ujar Henry Indraguna.

"Namun demikian, meskipun saya memangku jabatan tersebut, akan tetapi saya secara hukum masih tetap dapat memantau dan mengawasi setiap pengelolaan dan pengoperasian dari Law Firm yang dilakukan oleh Para Vice Managing Partners dan Partners-Partners yang ada, imbuhnya. 

Meski baru dibuka hari, langsung memperoleh klien yang mengalami perkara hingga tak kunjung kelar meski sudah berjalan selama lima bulan. Namun setelah mendapatkan layanan dari Henry Indraguna, masalah hukum yang dijalaninya langsung bisa terselesaikan dalam waktu relatif singkat. 

"Yang namanya pengusaha pasti ada saja pesaing bisnis, black campaign dan segala macam. Lah itu kita harus selesaikan dengan cepat dan dengan adil sesuai prosedur hukum dan sejujurnya dan selurus-lurusnya itu yang kami cari. Ya 5 menit serius 5 menit," kata Nova Prastika Firdausi yang memberikan testimoni mengenai kecepatan penanganan perkara yang diselesaikan Henry Indraguna.

Dengan kecepatan perkara tersebut, Nova yang berprofesi sebagai pengusaha akhirnya memindahkan penanganan hukum bisnisnya dari Law Firm sebelumnya untuk ditangani Henry Indraguna.

Perlu diketahui, pada pembukaan Kantor Hukum Henry Indraguna & Partners Law Firm cabang Surabaya akan membuka layanan Konsultasi Hukum gratis sampai dengan akhir bulan Juni. (red)