Tenaga Outsourching DPRD Surabaya Ditangkap Polisi, Ketua : Saya Prihatin!

harianmerahputih.id
Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono. ( foto: gun/hmp)

MERAHPUTIH|SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono angkat bicara, terkait adanya pegawai Outsourching yang bekerja di lingkungan DPRD Surabaya ditangkap Polisi. Penangkapan diduga pengedar pil koplo dan narkoba jenis sabu kepada pelangganya.

Politisi fraksi PDI Perjuangan itu segera menginstruksikan Sekertaris Dewan (sekwan) DPRD Surabaya, agar segera memecat pegawai yang diketahui bekerja sebagai cleaning service itu, untuk di berhentikan jika terbukti mengedarkan barang haram tersebut.

“Saya meminta Sekretaris DPRD untuk langsung memberhentikan yang bersangkutan. Saya prihatin ada pekerja kontrak di lingkungan DPRD, yang terlibat penyalahgunaan narkoba,” tegasnya, saat ditemui harianmerahputih.id di gedung DPRD Surabaya, Senin (4/5).

Pria yang juga menjabat ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini mengatakan, seharusnya didalam situasi yang sulit untuk mencari pekerjaan, mestinya dia harus bersyukur sudah mendapat pekerjaan dengan gaji setara Upah Minimum Kota (UMk), bukan malah disalahgunakan.

“Cara mensyukuri, dengan bekerja sebaik-baiknya, dan pandai menjaga diri untuk tidak terlibat perbuatan melawan hukum. Atau, tidak melakukan tindakan yang tidak benar,” imbuhnya.

Diketahui, pekerja outsourching bernama Achmad Uwais Al Kharini alias Badrun (23) tersebut ditangkap Unit 1 team 2 Opsnal Sat Resnarkoba Polrestabes Surabaya saat akan mengedarkan sabu dan pil koplo kepada pelangganya, yang kemudian ditangkap di lorong hotel OYO 252 istana permata jalan Ngaggel Jaya Indah Baratajaya Gubeng. (gun)

 

Editor : Lasiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru