MERAHPUTIH I SURABAYA - Gelaran akbar Parade Mobil Hias dan Pawai Budaya 'Surabaya Vaganza' dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731 resmi dibuka oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di Tugu Pahlawan, Surabaya, Minggu (26/5). Ratusan peserta tampil memukau dengan beragam busana bertema ‘The Chronicle of Surabaya’ yang menggambarkan perjalanan panjang sejarah Kota Pahlawan dari masa ke masa.
Wali Kota Eri Cahyadi dan Ketua TP PKK Surabaya, Rini Indriyani, tampak anggun mengenakan busana Manten Pegon, pakaian pengantin khas Kota Pahlawan yang menggabungkan unsur budaya Eropa, Arab, Cina, dan Jawa. Busana ini telah diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Kemdikbudristek RI.
Baca juga: Wisuda SOTH 2025 Surabaya: Eri Cahyadi Tekankan Peran Orang Tua sebagai Fondasi Kemajuan Kota
Dalam sambutannya, Wali Kota Eri menyampaikan bahwa melalui acara ‘Surabaya Vaganza’, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ingin menggugah masyarakat untuk selalu mengingat dan menghargai sejarah panjang Kota Surabaya.
“Hari ini tema ‘Surabaya Vaganza’ adalah ‘The Chronicle of Surabaya’ atau perjalanan Surabaya dari masa ke masa. Karenanya, warga Surabaya harus ingat bagaimana Surabaya berdiri sejak zaman kerajaan, kolonial, hingga saat ini,” ujar Wali Kota Eri.
Ia menegaskan pentingnya warga Surabaya untuk tidak melupakan sejarah dan menghargai perjuangan para pendahulu dalam mendirikan dan mempertahankan Kota Pahlawan. “Ayo semua warga Surabaya lewat gelaran ‘Surabaya Vaganza’ hari ini, saya bersama anda semua harus terus menguatkan guyup rukun dan gotong-royongnya,” ajaknya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Rp55,2 Miliar, Eri Cahyadi Tegaskan Prioritas untuk Kesejahteraan Warga
Wali Kota Eri juga menekankan meskipun warga Surabaya dikenal dengan prinsip hidup yang keras, mereka memiliki kelembutan hati yang memperkuat persatuan, guyup rukun, dan rasa gotong-royong.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang hari ini ikut menyukseskan ‘Surabaya Vaganza’. Saya yakin, warga Surabaya terus menjaga dan menguatkan persatuan, guyup rukun, dan saling menghormati satu sama lain,” tutupnya.
Baca juga: Jagat Maya Bergejolak, Pemuda Pancasila Surabaya Geram terhadap Konten Bermuatan SARA
Usai memberangkatkan Parade Mobil Hias yang diiringi musik hadrah dan paguyuban Cak Ning, Wali Kota Eri bersama Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani menaiki mobil Jeep menuju Alun-Alun Surabaya. Rombongan ini diikuti oleh para Forkompinda Kota Surabaya dengan Jeep Willys serta peserta Pawai Budaya lainnya, menciptakan pemandangan yang meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Acara ‘Surabaya Vaganza’ tidak hanya menjadi ajang peringatan HJKS, namun juga simbol kebanggaan dan kecintaan warga terhadap sejarah serta kebudayaan Kota Surabaya. (red)