Pj Gubernur Jatim Prihatin Atas Insiden Perusakan Bus Trans Jatim di Bangkalan

harianmerahputih.id
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono saat peluncuran perdana Bus Trans Jatim Koridor V rute Surabaya-Bangkalan

MERAHPUTIH I SURABAYA - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menyampaikan keprihatinannya atas tindakan vandalisme yang terjadi terhadap Bus Trans Jatim Koridor V rute Surabaya-Bangkalan. Insiden tersebut melibatkan aksi pelemparan batu ke salah satu bus di kawasan Bangkalan pada Minggu, 6 Oktober 2024, pukul 07.42 WIB.

Menurut Adhy Karyono, fasilitas publik seperti bus Trans Jatim merupakan aset penting yang hadir untuk memberikan layanan transportasi yang lebih baik dan modern bagi masyarakat, khususnya di Madura.

Baca juga: Jatim Borong Dua Penghargaan Kesehatan Nasional, Bukti Komitmen Jaga Sanitasi dan Lingkungan Sehat

"Kehadiran bus Trans Jatim ini disambut dengan sangat baik oleh masyarakat, terbukti dari tingginya antusiasme pengguna yang memanfaatkannya untuk mempermudah akses dari Madura ke Surabaya dan sebaliknya," ujarnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin (8/10/2024).

Adhy menegaskan bahwa tindakan perusakan fasilitas publik seperti ini tidak dapat diterima dan meminta masyarakat untuk turut menjaga serta merawat sarana transportasi massal tersebut.

Baca juga: Bukan Ancaman, Trans Jatim Justru Menghidupkan Angkot Kota Batu

"Saya mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas ini. Kepada pelaku, saya berharap kejadian ini tidak terulang. Untuk saat ini, saya memilih tidak mengambil tindakan hukum, namun kami akan mempertimbangkan langkah hukum jika insiden serupa terjadi kembali," tegasnya.

Selain itu, Adhy Karyono juga menginstruksikan Pj Bupati Bangkalan untuk segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga fasilitas transportasi umum ini. Hal ini, menurutnya, diperlukan agar masyarakat lebih memahami niat baik Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan Bus Trans Jatim sebagai solusi transportasi di Madura.

Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya

Sebelumnya, peristiwa pelemparan batu terhadap bus yang sedang melaju dengan penuh penumpang menjadi viral di media sosial. Kaca bus pecah akibat aksi tersebut, namun beruntung tidak ada penumpang yang terluka. Tindakan cepat dari pengemudi dan petugas bus dalam mengamankan situasi pun diapresiasi oleh penumpang.

Adhy Karyono menutup keterangannya dengan harapan agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi. "Jika ada kejadian yang serupa, kami tidak akan ragu untuk menegakkan hukum demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna transportasi massal ini," pungkasnya. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru