MERAHPUTIH I SURABAYA - Khofifah Indar Parawansa kembali mencatatkan namanya dalam jajaran 500 Muslim paling berpengaruh di dunia versi The World’s 500 Most Influential Muslim 2025. Mantan Gubernur Jawa Timur ini masuk dalam kategori politisi, bersanding dengan dua tokoh besar Indonesia lainnya, yakni Megawati Soekarno Putri dan Presiden Joko Widodo.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Dalam kategori politisi, Khofifah tidak hanya bersaing di kancah nasional, tetapi juga internasional. Ia tercatat berdampingan dengan nama-nama besar seperti Mohammad Mahathir dari Malaysia, Dr. Masoumeh Ebtekar dari Iran, Masoud Barzani dari Irak, dan Rebiya Kadeer dari China.
Pencapaian ini tidak terlepas dari kiprah Khofifah selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024. Kepemimpinannya yang tegas namun inklusif, serta komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dan memperjuangkan kesetaraan antar umat beragama, membuatnya mendapatkan apresiasi di tingkat global.
Tak hanya perannya sebagai Gubernur, Khofifah juga dikenal luas melalui berbagai jabatan strategis yang pernah diembannya. Salah satunya sebagai Menteri Sosial dan Wakil Ketua DPR RI, yang turut mendukung reputasinya sebagai sosok yang kuat dalam memperjuangkan persatuan nasional.
Salah satu langkah monumental yang diambil Khofifah adalah kampanyenya untuk menutup lokalisasi dengan memberikan alternatif pekerjaan yang lebih baik bagi mereka yang terdampak. Langkah ini tidak hanya memberikan dampak sosial yang signifikan, tetapi juga memperkuat citranya sebagai pemimpin yang peduli akan kesejahteraan rakyat.
"Khofifah Indar Parawansa served as the 14th Governor of East Java 2019-2024. She had previously served as the Deputy Speaker of the Indonesian House of Representatives and the Minister of Social Affairs. She has been a strong supporter of interfaith unity and also led a campaign to reduce redlight districts by offering alternative jobs," kutipan tersebut diambil dari The Muslim 500, menggambarkan sosok Khofifah yang berperan besar dalam memajukan peradaban.
Khofifah telah beberapa kali masuk daftar The World’s 500 Most Influential Muslim. Pertama kali pada tahun 2021, kemudian di tahun 2023, hingga saat ini kembali terpilih pada tahun 2025.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Dalam tanggapannya, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada The Muslim 500 yang konsisten memberikan pengakuan terhadap para tokoh muslim dunia. Ia juga menekankan pentingnya peran umat Muslim dalam membangun peradaban global.
"Penghargaan ini mengingatkan kita semua bahwa kontribusi umat Muslim di berbagai belahan dunia dalam membangun peradaban sangatlah signifikan," ujar Khofifah.
Pengaruh Khofifah juga tercermin dalam perannya sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU, di mana ia secara aktif menggerakkan program-program yang menyasar kaum ibu. Di bawah kepemimpinannya, Muslimat NU menjadi salah satu organisasi perempuan yang berperan dalam penguatan ekonomi, sosial, dan spiritual di Indonesia.
Dengan pencapaian ini, Khofifah berharap kiprah dan pengabdiannya dapat terus membawa manfaat bagi umat, masyarakat, bangsa, dan dunia. "Semoga apa yang kami lakukan dapat terus memberikan kontribusi positif dan kemanfaatan bagi seluruh umat," pungkasnya.
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Sebagai catatan, The Muslim 500 merupakan penghargaan yang dimulai pada tahun 2009 oleh The Royal Islamic Strategic Studies Centre, sebuah lembaga independen yang berafiliasi dengan Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought di Amman, Yordania. (red)
Editor : prass prasetyo