MERAHPUTIH I KOTA BATU – Udara dingin yang menggigit menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet cabang olahraga loncat indah dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025 di Kota Batu. Tak hanya mengandalkan kemampuan teknis dan mental, para atlet juga dituntut mampu beradaptasi dengan suhu sejuk di venue perlombaan yang berada di Taman Rekreasi (TR) Selecta, salah satu titik tertinggi di kota wisata ini.
Berlokasi di ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), Kolam Renang TR Selecta menyuguhkan suhu rata-rata 17 derajat Celsius. Kabut pun kerap menyelimuti kawasan pada pagi dan sore hari. Kondisi inilah yang membuat penyelenggara harus menyusun strategi tambahan untuk menjaga performa para peserta.
“Cuacanya cukup ekstrem untuk standar lomba di luar ruangan. Kami menyarankan para atlet membawa handuk tebal dan melakukan banyak pemanasan untuk menjaga suhu tubuh,” ujar Ronaldy Herbintoro, Technical Delegate Cabor Loncat Indah Porprov Jatim IX, Selasa (24/6).
Tak hanya memberi imbauan, panitia juga menyediakan fasilitas jacuzzi air hangat guna membantu atlet menjaga kondisi tubuh tetap prima. Selain itu, demi menjawab tantangan kabut pagi hari, waktu pertandingan pun diundur dari pukul 08.00 menjadi pukul 10.00 hingga 15.00.
Meskipun Ronaldy mengakui bahwa fasilitas kolam renang TR Selecta belum memenuhi standar olimpiade, namun ia menegaskan bahwa tempat tersebut sudah layak digunakan untuk Porprov, mengingat ajang ini merupakan seleksi awal pencarian bakat atlet muda.
“Kami juga mengerahkan tim talent scouting dan melibatkan juri nasional untuk mengevaluasi kemampuan teknis para atlet. Tujuan utama Porprov adalah mencari bibit potensial yang bisa dibina lebih lanjut,” katanya.
Sebelumnya, Ronaldy juga sukses mendampingi tim loncat indah Jawa Timur di PON XXI Aceh-Medan dengan torehan gemilang: enam medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Direktur Utama TR Selecta, Sujud Hariadi, membenarkan bahwa air kolam di lokasi perlombaan berasal langsung dari sumber mata air pegunungan. Ia menyebut suhu air kolam bisa menjadi kendala, terutama bagi atlet dari luar Kota Batu yang belum terbiasa.
“Airnya dingin karena berasal dari mata air alami dan lokasi kolam berada di ketinggian sekitar 1.750 mdpl. Bisa dibilang ini adalah kolam tertinggi di Kota Batu,” ujar Sujud.
Baca juga: Kejari Batu Periksa 11 Kepala Sekolah Terkait Dugaan Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Meski demikian, penyelenggaraan Porprov di lokasi wisata seperti TR Selecta turut diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. Selama pertandingan berlangsung, kawasan wisata tetap dibuka untuk umum dengan pengaturan pembatas antara area atlet dan zona wisatawan.
Penyelenggaraan Porprov Jatim IX di Kota Batu tak hanya menjadi ajang unjuk prestasi para atlet muda, tetapi juga momentum strategis untuk mengenalkan potensi wisata daerah. Kolaborasi antara olahraga dan pariwisata ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam mengelola event olahraga skala regional.
Dengan udara sejuk, pemandangan pegunungan yang memikat, serta semangat kompetisi yang membara, Kota Batu menjadi panggung tempat atlet muda Jawa Timur menempa diri sekaligus memberi warna baru pada dinamika olahraga daerah. (red)
Editor : Redaksi