Bandungan Beraroma Bunga: Ribuan Warga Tumpah Ruah Merayakan Pesta Warna dan Wangi

harianmerahputih.id
Ribuan orang tumpah ruah di Alun-alun Bandungan, mereka terlihat antusias menyaksikan Festival Bunga Bandungan ke-4, Minggu (13/7/2025).

MERAHPUTIH I SEMARANG – Mentari belum tinggi saat ratusan orang mulai berdatangan ke Alun-alun Bandungan, Minggu pagi (13/7/2025). Udara pegunungan yang sejuk berpadu semerbak wangi bunga menyambut kedatangan mereka. Tak lama kemudian, Alun-alun Bandungan pun berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga, dari anak-anak hingga lansia, berkumpul dalam satu semangat: merayakan Festival Bunga Bandungan ke-4.

Arak-arakan kendaraan hias mulai meluncur perlahan dari ujung jalan. Setiap kendaraan membawa cerita, dihiasi ribuan kuntum bunga segar—dari krisan, mawar, hingga anyelir, berpadu dalam harmoni warna yang memesona mata. Di atas kendaraan, para penari berpakaian tradisional menari dengan gerakan gemulai, sesekali melambaikan tangan kepada penonton. Di sela-sela, iringan musik tradisional bersahutan dengan dentuman modern, menyatukan generasi lama dan muda dalam satu perayaan yang sama.

Baca juga: Peresmian Lima Infrastruktur Baru: Prabowo Tegaskan Konektivitas Jadi Tulang Punggung Pemerataan

“Bagus banget. Bunga-bunganya segar semua, wangi. Anak-anak saya sampai nggak mau pulang,” ujar Sulastri (37), warga Dusun Jetis, yang mengaku setiap tahun tak pernah absen datang ke festival.

Festival yang semula hanya gagasan sederhana dari para pedagang bunga lokal kini menjelma menjadi magnet wisata. Ketua panitia pelaksana, Hendro Pranoto, menyebut ada 25 peserta yang ambil bagian tahun ini. Mereka berasal dari dusun-dusun penghasil bunga di Bandungan, Sumowono, hingga Ambarawa. Tak ketinggalan, pihak swasta turut menyemarakkan parade bunga.

Baca juga: Posyandu Enam SPM Dikebut, Jateng Siapkan Lompatan Layanan Publik

“Dulu festival ini digagas oleh Perkumpulan Pedagang Pasar Bunga Bandungan (P3BB), sebagai wujud syukur atas panen yang melimpah. Sekarang, kami ingin bawa ini lebih jauh. Bandungan bisa jadi kiblat bunga Jawa Tengah,” ujar Hendro penuh semangat.

Dukungan pun terus mengalir. Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyebut Festival Bunga Bandungan layak menjadi agenda pariwisata tahunan berskala nasional. Ia percaya, lewat festival ini, geliat ekonomi kreatif masyarakat akan semakin kuat.

Baca juga: Pemprov Jateng Kerahkan Bantuan Cepat untuk Korban Longsor Banjarnegara

“Ini bukan hanya soal bunga. Ini tentang bagaimana warga menggali potensi lokal dan memperkenalkannya ke dunia luar. Dari bunga, kita bicara soal UMKM, pertanian, pariwisata, bahkan warisan budaya,” ujar Ngesti saat membuka acara.

Di tengah hiruk pikuk dan aroma bunga yang memabukkan, harapan itu perlahan tumbuh. Bahwa dari lereng Bandungan yang subur, tak hanya bunga yang mekar, tetapi juga mimpi-mimpi warga akan kehidupan yang lebih sejahtera lewat kreativitas dan kebersamaan. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru