MERAHPUTIH I SURABAYA — Malam akhir pekan ini, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipastikan akan kembali berdenyut. Ribuan pendukung setia Persebaya Surabaya diperkirakan memadati stadion untuk menyaksikan laga uji coba kontra PSS Sleman, Sabtu (19/7/2025). Lebih dari sekadar pertandingan pramusim, laga ini menjadi panggung peluncuran resmi skuad "Bajul Ijo" yang akan bertarung di kompetisi Liga 1 musim 2024/2025.
Pelatih kepala Persebaya, Eduardo Perez, menyampaikan bahwa timnya sudah menjalani persiapan intensif selama hampir satu bulan terakhir. Dalam proses tersebut, ia menilai anak asuhnya telah menunjukkan perkembangan positif, baik secara fisik, teknis, maupun pemahaman taktik.
Baca juga: Persebaya Pecat Eduardo Perez, Gejolak di GBT Berbuah Keputusan Besar
"Kami sudah berkumpul dan berlatih bersama selama nyaris empat pekan. Progres tim sejauh ini cukup memuaskan. Saya melihat semangat yang besar, disiplin yang kuat, dan komitmen tinggi dari semua pemain," ungkap pelatih asal Spanyol itu dalam sesi jumpa pers jelang pertandingan, Jumat (18/7).
Eduardo, yang sebelumnya dikenal sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia era Luis Milla, mengaku belum akan membuka kartu soal susunan pemain yang bakal diturunkan saat melawan PSS. Ia memilih untuk menunggu hingga hari pertandingan guna memastikan kesiapan taktis dan kebugaran pemain.
“Kita akan lihat besok. Akan ada pertemuan terakhir sebelum laga, di situ kami akan memutuskan taktik dan siapa saja yang siap untuk dimainkan,” ucapnya singkat.
Selain menghindari spekulasi komposisi starting eleven, Eduardo juga menolak berkomentar tentang potensi hadirnya pemain baru dalam laga uji coba nanti. Hal ini mempertegas pendekatannya yang mengedepankan kehati-hatian dan fokus penuh pada pertandingan yang ada di depan mata.
Laga melawan PSS Sleman dipandang sebagai momen strategis, bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga emosional. Sebagai bagian dari launching tim, pertandingan ini akan menjadi tolok ukur pertama bagi publik Surabaya untuk menilai seperti apa wajah Persebaya musim ini.
Baca juga: Persebaya Gagal Maksimalkan Keunggulan Pemain, Arema Pulang dengan Satu Poin dari GBT
Dukungan dari tribun pun diharapkan bisa membangkitkan kembali semangat kolektif antara tim dan Bonek, suporter fanatik Persebaya setelah musim sebelumnya berjalan fluktuatif.
"Kami berharap para pemain bisa tampil bagus, memberi penampilan terbaik untuk para fans. Ini bukan hanya pertandingan uji coba, tapi kesempatan untuk menunjukkan identitas dan ambisi kami," tegas Eduardo.
Persebaya, yang musim lalu tampil inkonsisten dan gagal menembus papan atas klasemen, kini berupaya membangun ulang fondasi tim. Nama-nama baru telah bergabung, meskipun hingga kini manajemen belum merilis daftar resmi lengkap skuad musim ini.
Baca juga: Persebaya Siaga Penuh Hadapi Derbi Panas Jatim di GBT
PSS Sleman sendiri bukanlah lawan yang mudah. Tim asal Yogyakarta tersebut datang dengan motivasi tinggi, membawa semangat pembuktian di hadapan salah satu basis suporter terbesar di Indonesia. Laga ini bisa menjadi simulasi ideal bagi Persebaya untuk melihat sejauh mana kesiapan mereka menghadapi ketatnya Liga 1 mendatang.
Bagi Eduardo Perez, laga Sabtu malam bukan hanya perihal menang atau kalah. Yang utama adalah konsistensi dalam pola permainan, kestabilan mental pemain, serta penyatuan visi di dalam skuad.
“Malam nanti adalah langkah awal. Kami belum sempurna, tapi saya percaya proses ini akan membawa tim ke arah yang benar,” tutupnya. (red)
Editor : Redaksi