MERAHPUTIH I SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas keberangkatan Kontingen Jawa Timur yang akan berlaga di Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII/2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bertempat di halaman Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur, Minggu (20/7/2025) sore, suasana penuh semangat dan kekeluargaan mengiringi momen pelepasan ratusan pegiat olahraga rekreasi yang membawa misi lebih dari sekadar kemenangan.
Dalam arahannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya menjadikan ajang FORNAS bukan semata panggung prestasi, tetapi juga ruang pemersatu bangsa.
Baca juga: Jatim Borong Dua Penghargaan Kesehatan Nasional, Bukti Komitmen Jaga Sanitasi dan Lingkungan Sehat
"Menjaga semua tatanan sosial dalam kebersamaan kontingen se-Indonesia adalah bentuk nyata penguatan persaudaraan," ujarnya di hadapan para atlet, pelatih, dan ofisial yang hadir.
Khofifah menyampaikan, kontingen Jawa Timur diharapkan bisa tampil sportif, kompak, dan menjadi contoh harmoni dalam keberagaman.
“Kita tidak hanya datang untuk menang, tetapi juga untuk menunjukkan bagaimana semangat gotong royong dan persaudaraan antarprovinsi bisa terus dirawat dalam bingkai kebudayaan dan olahraga rekreasi,” ucapnya.
Rencananya, kontingen Jatim akan bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju NTB menggunakan kapal laut pada 22 Juli mendatang. Meskipun harus menempuh perjalanan laut selama sekitar 22 jam, semangat para peserta tidak surut. Sebaliknya, energi optimisme justru semakin terasa.
Dalam suasana yang hangat, Khofifah juga berpesan agar seluruh kebutuhan teknis dan logistik kontingen dapat dipenuhi secara maksimal. Ia meminta Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur agar tetap siaga.
Baca juga: Jatim Mantapkan Dukungan untuk Swasembada Susu dan Gula, Khofifah: Siap di Garis Terdepan
“Insya Allah Kadispora akan menambah dukungan sesuai kebutuhan. Semoga semuanya tetap solid, kompak, dan mampu membawa nama baik Jawa Timur,” ujarnya.
Tak hanya pelepasan simbolik, pada kesempatan itu juga digelar doa bersama demi keselamatan perjalanan dan kelancaran selama ajang berlangsung. Namun, di balik seremoni yang sarat makna tersebut, Khofifah juga menyisipkan misi penting. Ia secara resmi menitipkan surat kepada Ketua Kontingen dan Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Timur untuk disampaikan kepada Ketua KORMI Pusat. Isi surat itu tak lain adalah pengajuan Jawa Timur sebagai tuan rumah FORNAS IX pada 2027 mendatang.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KORMI Jawa Timur, Hudiyono, menyampaikan optimismenya bahwa kontingen Jawa Timur dapat bersaing untuk meraih predikat juara umum pada FORNAS kali ini. Menurutnya, para pegiat telah menjalani persiapan yang matang sejak jauh hari. “Rata-rata tim sudah disiapkan sejak enam bulan lalu,” ujarnya.
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Meski demikian, Hudiyono tak menampik bahwa tuan rumah NTB akan menjadi pesaing berat. “Inorga mereka jauh lebih banyak. Kalau kita bawa 48 inorga, mereka sekitar 70. Tentu mereka juga ingin jadi juara,” katanya.
Untuk mencapai target tertinggi, Jawa Timur mengandalkan sejumlah cabang unggulan yang dinilai sebagai “mesin emas”. Di antaranya gobak sodor, egrang, tlompah panjang, dan pencak silat. Keempat cabang tersebut tidak hanya menjadi favorit publik, tetapi juga merupakan kekuatan tradisional yang telah diasah dan dibina secara berkelanjutan di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. (dpr)
Editor : Redaksi