MERAHPUTIH I SURABAYA - Sebanyak 1.635 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia. Penganugerahan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian mereka dalam menjalankan tugas negara tanpa cacat selama 10, 20, dan 30 tahun masa bakti.
Penganugerahan dilakukan dalam dua tahap, dengan tahap pertama diberikan kepada 993 Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagian besar di antaranya berasal dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Acara berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin (13/10/2025). Tahap kedua rencananya akan digelar besok Selasa (14/10/2025). Momentum ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur yang mengusung tema “Jatim Tangguh Terus Bertumbuh.”
Baca juga: Jatim Mantapkan Diri sebagai Lumbung Ekspor Desa, 73 Desa Devisa Baru Diresmikan di TPS Surabaya
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penerima penghargaan. Ia menegaskan bahwa Satyalancana Karya Satya bukan sekadar simbol administratif, melainkan bukti nyata dedikasi dan konsistensi ASN dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Penghargaan ini bukan sekadar pemenuhan masa kerja saja, tetapi ada kerja keras, disiplin, konsistensi dalam berperilaku dan berkinerja. Semoga ini menjadi tambahan motivasi bagi seluruh PNS untuk terus berkarya dan bekerja lebih baik lagi, dengan senantiasa memegang kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945,” ujar Khofifah.
Lebih lanjut, Khofifah menekankan pentingnya membangun ekosistem kerja yang saling mendukung, khususnya di sektor pendidikan yang menjadi salah satu tulang punggung kemajuan Jawa Timur.
“Saya menegaskan, semua harus bekerja di dalam sebuah ekosistem yang saling nyekrup. Antara murid, wali murid, guru, dan kepala sekolah harus nyambung, karena keseriusan dari Dinas Pendidikan Jatim menjadi kunci keberhasilan. Saya mohon, sukses story seperti ini bisa dijaga dan dikuatkan,” tambahnya.
Baca juga: Imam Utomo Kembali Pimpin PMI Jawa Timur: Aklamasi yang Menegaskan Soliditas dan Kepercayaan Publik
Penganugerahan Satyalancana Karya Satya diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga pemantik semangat baru bagi aparatur sipil negara untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai, ASN memiliki peran strategis dalam memastikan pelayanan publik berjalan efektif dan berintegritas.
“Momentum ini adalah pengingat bahwa ASN bukan hanya bekerja untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan bangsa,” tegas Khofifah.
Ia juga menambahkan bahwa Pemprov Jatim terus berkomitmen memperkuat birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan agenda reformasi birokrasi nasional.
Dengan semangat “Jatim Tangguh Terus Bertumbuh,” Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap para penerima Satyalancana Karya Satya dapat menjadi teladan bagi rekan-rekan ASN lainnya, serta berperan aktif dalam membangun daerah melalui inovasi dan pelayanan publik yang berkualitas.(dpr)
Baca juga: Jatim Ciptakan Lompatan Ekonomi, TransJatim Jadi Sorotan: Khofifah Raih Dua Penghargaan Sekaligus
Editor : Redaksi