Pelajar Jatim Siap Harumkan Nama Daerah di POPNAS 2025, Cahyo Harjo Prakoso Ingatkan Pentingnya Sportivitas

harianmerahputih.id
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Haryo secara simbolis memakaikan jaket kontingen POPNASJatim

MERAHPUTIH I SURABAYA – Semangat juang para pelajar Jawa Timur kembali diuji di ajang olahraga bergengsi tingkat nasional. Rabu (29/10), ratusan atlet muda dilepas dalam acara Pelepasan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI Tahun 2025 di GOR CLS Surabaya. Acara tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, yang juga dikenal sebagai mantan atlet tarung derajat berprestasi nasional.

Tahun ini, kontingen Jawa Timur mengirimkan 400 orang untuk berlaga di ajang POPNAS XVII yang akan berlangsung di Jakarta pada 1–10 November 2025. Dari jumlah tersebut, terdapat 312 atlet, 70 pelatih, dan 18 ofisial. Mereka akan turun di 23 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, mulai dari angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli, bulutangkis, dayung, gulat, judo, karate, menembak, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, senam, sepak takraw, sepak bola, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, hingga wushu.

Baca juga: APBD Jatim 2026 Disahkan, Pendapatan Turun tetapi Program Prioritas Tetap Didorong

Sementara untuk ajang PEPARPENAS XI 2025, Jawa Timur menurunkan 30 atlet, 15 pelatih, dan 5 ofisial. Mereka akan bersaing dalam 5 cabang olahraga, yakni atletik, bulutangkis, renang, tenis meja, serta satu cabang tambahan yang diusulkan dalam kategori disabilitas pelajar.

Dalam keterangannya, Cahyo Haryo menegaskan pentingnya POPNAS sebagai wadah pembinaan atlet muda sebelum menapaki level kompetisi yang lebih tinggi.

“POPNAS ini adalah salah satu sarana yang sangat penting bagi kita untuk mempertahankan, meningkatkan, dan melatih prestasi anak-anak kita,” ujarnya dengan semangat.

Baca juga: Jawa Tengah Buktikan Dominasi, Sabet Runner Up di Popnas dan Peparpenas 2025

Ia menambahkan, ajang tersebut menjadi pintu gerbang menuju kompetisi nasional lain seperti PON maupun Kejuaraan Nasional. “POPNAS ini adalah tangga menuju level nasional yang lebih dewasa. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin,” tegasnya.

Cahyo juga memberikan pesan berharga kepada seluruh atlet muda Jatim agar menjunjung tinggi sportivitas dan rasa percaya diri di arena pertandingan.

“Jangan takut kalah, tapi takutlah bermain tidak sesuai dengan apa yang telah dilatih. Bermainlah dengan hati dan sesuai arahan pelatih, insyaallah hasil terbaik akan datang,” pesan pria yang kini juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov Kodrat Jatim itu.

Baca juga: Jatim Lepas 450 Atlet Muda Menuju POPNAS dan PEPARPENAS 2025

Sebagai mantan atlet tarung derajat yang pernah membawa pulang medali emas di ajang Piala Presiden, Cahyo memahami betul beratnya perjuangan para atlet pelajar. Ia pun berpesan agar para pelatih dan ofisial dapat memberikan dukungan penuh selama para atlet bertanding di ibu kota.

“Setiap peluh dan latihan mereka adalah investasi masa depan. Dari POPNAS dan PEPARPENAS inilah bibit unggul olahraga Jawa Timur akan terus lahir,” pungkasnya.

Dengan kekuatan 400 personel dan semangat juang yang membara, kontingen Jawa Timur diharapkan mampu menorehkan prestasi gemilang serta mengharumkan nama daerah di panggung olahraga nasional. Semua mata kini tertuju ke Jakarta, tempat di mana masa depan para atlet muda Jatim akan diuji, dibentuk, dan mungkin saja, dilahirkan kembali sebagai juara sejati.(dpr)
 
 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru