PERSIB Rapatkan Barisan, Singkirkan Dewa United dan Mantap di Jalur Papan Atas

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I BANDUNG – Gelora Bandung Lautan Api kembali bergemuruh. PERSIB Bandung memastikan tiga poin penting kala menjamu Dewa United pada pekan ke-13 Super League 2025/26, Jumat (21/11) malam. Satu gol dari titik putih yang dieksekusi Andrew Jung pada menit ke-62 menjadi pembeda dalam duel panas ini, sekaligus memperpanjang napas kemenangan Maung Bandung di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air.

Tambahan poin penuh membuat PERSIB mantap bercokol di papan atas. Kini mereka bertengger di posisi ketiga dengan torehan 22 angka hasil tujuh kemenangan, satu imbang dan dua kekalahan. Modal positif yang semakin menghidupkan mimpi juara publik biru.

Baca juga: Lion City Sailors Kalahkan Persib 3-2, Perebutan Tiket 16 Besar Grup G Memanas

Pelatih Bojan Hodak menurunkan komposisi terbaik sejak menit pertama. Teja Paku Alam kembali dipercaya menjaga mistar, dengan kuartet bek Matricardi, Julio Cesar, Kakang Rudianto, serta Eliano Reijnders. Trio gelandang Marc Klok, Frans Putros, dan Thom Haye menjadi motor serangan. Sementara Saddil Ramdani, Uilliam Barros, dan Andrew Jung mengisi lini depan.

Meski unggul penguasaan bola di babak pertama, PERSIB kesulitan menembus pertahanan rapat Dewa United. Serangan cepat yang dibangun sering patah sebelum mencapai kotak penalti. Hodak pun merombak strategi saat jeda: Kakang ditarik keluar, Beckham Putra Nugraha masuk untuk memperkuat kreativitas lini tengah.

Perubahan ini terlihat langsung pada menit ke-50. Saddil memberikan bola matang kepada Haye, namun sepakan kerasnya dari luar kotak masih bisa diredam kiper Dewa United, Sonny Stevens.

PERSIB terus menggempur. Tekanan dari sisi sayap menghasilkan dua peluang sepak pojok yang nyaris berbuah gol. Titik balik terjadi pada menit ke-57 saat Barros terjatuh usai berebut bola dengan Nick Kuipers di kotak terlarang. Wasit sempat mengabaikan protes pemain tuan rumah, tetapi review VAR membalikkan keputusan: penalti untuk PERSIB!

Andrew Jung yang maju sebagai algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dengan tenang, ia mengirim bola ke arah yang sulit ditebak, membuat GBLA meledak karena PERSIB unggul 1-0.

Baca juga: PERSIB Tahan Gempuran Lion City Sailors, Babak Pertama Berakhir 1-1

Tertinggal, Dewa United meningkatkan intensitas. Alexis Nahuel Messidoro menguji ketangguhan Teja dengan tendangan keras yang bisa ditepis secara sempurna oleh sang penjaga gawang.

Masuknya Rosembergne Da Silva dan Ramon “Tanque” de Andrade Souza pada menit ke-71 memberi energi baru bagi PERSIB. Namun, ketegangan meningkat ketika Beckham menerima dua kartu kuning dalam rentang waktu tujuh menit (80’ dan 87’). PERSIB pun harus berjuang dengan sepuluh pemain di sisa laga.

Tambahan waktu sembilan menit terasa seperti satu babak tersendiri. Dewa United bertubi-tubi menggempur, tapi Teja Paku Alam menjadi tembok terakhir yang sulit ditembus. Setidaknya dua peluang emas tamu ia patahkan dengan refleks gemilang.

Peluit panjang berbunyi, PERSIB memastikan kemenangan yang terasa penuh perjuangan.

Baca juga: Target Juara Grup G, Saddil Tegaskan PERSIB Akan Tempur Total di Markas Lion City Sailors

Selain menjadi pemantik semangat bobotoh yang memenuhi stadion, hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa PERSIB kian matang di bawah komando Hodak. Kekokohan mental saat bermain dengan 10 orang menjadi catatan positif menuju laga-laga berat selanjutnya.

Papan atas sudah dalam genggaman, namun perjalanan masih panjang. Konsistensi menjadi kata kunci.

Untuk sementara, biarkan Bandung bersorak: Pangeran Biru tetap berlari menuju mimpi besar! (dif) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru