Gubernur Khofifah Bawa Bantuan Rp3,8 Miliar ke Aceh, Tegaskan Eratnya Solidaritas Jawa Timur

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I BANDA ACEH — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terjun langsung ke Aceh, Sabtu (6/12), membawa bantuan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi. Setiba di Banda Aceh, Khofifah menyerahkan bantuan senilai total Rp3,895 miliar kepada Sekda Aceh M. Nasir di Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi.

Bantuan itu terdiri atas Rp3 miliar dana tunai serta barang kebutuhan mendesak senilai Rp895 juta. “Kami hadir tidak hanya mewakili Pemprov, tetapi seluruh masyarakat Jawa Timur. Ini wujud persaudaraan kami dengan Aceh,” ujar Khofifah.

Baca juga: Surabaya Kembali Gerak Cepat, Empat Truk Bantuan Diterbangkan ke Sumatra

Ia menegaskan kebutuhan utama saat ini adalah permakanan, terutama makanan siap saji yang bisa langsung dikonsumsi di tengah keterbatasan dapur umum. Selain itu, Jawa Timur mengirim perlengkapan bayi, alat masak, sarung, mukena, dan berbagai perlengkapan kebersihan yang diperlukan pascalongsor dan banjir bandang.

Khofifah juga menyiapkan bantuan lanjutan, termasuk kebutuhan medis. “Kami siap kirim dokter spesialis, paramedis, serta obat-obatan sesuai kebutuhan lapangan,” katanya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Pimpin Sholat Ghaib untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Data Pintu Aceh per 5 Desember menunjukkan dampak bencana melanda 18 dari 23 kabupaten/kota, meliputi 234 kecamatan dengan 1,4 juta penduduk terdampak. Sebanyak 354 orang meninggal dunia, 115 hilang, dan lebih dari 756 ribu mengungsi.

Sehari sebelum berangkat, Khofifah memimpin salat gaib di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya untuk para korban, bersama ribuan jamaah. Ia menyebut banyak masjid di Jawa Timur yang juga menggelar salat gaib, termasuk Pesantren Tebuireng Jombang.

Baca juga: Gerindra Jatim Galang Rp805 Juta untuk Korban Banjir Sumatera, Tujuh Truk Bantuan Diberangkatkan

Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan apresiasi atas kepedulian Jawa Timur. “Bantuan ini berkah bagi masyarakat kami yang sedang menghadapi masa sulit,” ujarnya.

Turut hadir Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal Zakaria, Sekda Jatim sekaligus Kepala BPBD Jatim Adhy Karyono, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, serta Kadinsos Jatim Restu Novi Widiani.(ace)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru