PKS Jatim Dampingi 1.600 UMKM Selama Setahun, Dorong Ekonomi Rakyat Naik Kelas

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA — Penguatan ekonomi kerakyatan kembali menjadi sorotan. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur meluncurkan program pendampingan bagi 1.600 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Program ini resmi dimulai melalui Kick Off Launching yang digelar di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (24/1).

Program tersebut dirancang sebagai pendampingan intensif selama satu tahun penuh, dengan tujuan mendorong pelaku UMKM agar mampu bertahan, berkembang, dan naik kelas di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Baca juga: Khofifah Tekankan Peran Strategis BMPD, Pendidikan Swasta Jadi Pilar Pemerataan Mutu di Jawa Timur

Ketua Bidang Pembinaan UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Koperasi (BOEMKraf) DPW PKS Jawa Timur, Wahyu Hermanto, mengatakan bahwa persoalan utama UMKM bukan terletak pada kualitas produk, melainkan minimnya pendampingan berkelanjutan.

“Banyak UMKM itu sebenarnya punya produk bagus, bahkan potensial bersaing. Tapi mereka berhenti di tengah jalan karena tidak ada yang mendampingi. Program ini kami desain agar UMKM tidak berjalan sendiri, tetapi tumbuh bersama, belajar bersama, dan naik kelas bersama,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, dari total 1.600 peserta, sebanyak 150 pelaku UMKM akan mengikuti pendampingan secara luring di kantor PKS Jawa Timur. Sementara itu, 1.450 peserta lainnya akan mengikuti pendampingan secara daring, sehingga program ini tetap inklusif dan menjangkau pelaku usaha di berbagai daerah.

“Pesertanya berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Ini bentuk komitmen kami agar program ini tidak terpusat di kota besar saja, tetapi merata hingga ke daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan bahwa pendampingan dilakukan secara komprehensif dan berjenjang. Selama satu tahun, peserta akan dibekali penguatan mindset kewirausahaan, manajemen usaha, pencatatan keuangan sederhana, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran digital yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

Baca juga: Sorotan Kebugaran Generasi Muda, Ning Lia Dorong Penguatan Olahraga Masyarakat di Jatim

“Program ini bukan kegiatan seremonial. Ini proses berkelanjutan yang menyentuh kebutuhan riil pelaku usaha, dari hulu hingga hilir,” tegasnya.

Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menyambut baik peluncuran program tersebut. Ia menilai, pendampingan UMKM merupakan wujud nyata kehadiran partai politik dalam menjawab persoalan ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat keluarga.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Ketika UMKM kuat, ekonomi keluarga akan lebih kokoh, lapangan kerja tercipta, dan daya tahan ekonomi masyarakat meningkat,” kata Bagus.

Baca juga: BPN Jatim Dorong Sinergi Lintas Lembaga untuk Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

Menurutnya, penguatan UMKM juga sejalan dengan upaya membangun kemandirian ekonomi nasional yang berakar dari kekuatan ekonomi lokal. Oleh karena itu, program pendampingan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha yang tidak hanya bertahan, tetapi juga berdaya saing.

PKS Jawa Timur memastikan bahwa program tersebut melibatkan mentor-mentor berpengalaman di bidang kewirausahaan, baik dari kalangan praktisi maupun pelaku usaha yang telah berhasil. Dengan pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan, UMKM binaan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jejaring, serta mengakses peluang pasar yang lebih luas.

Melalui program ini, PKS Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan ekonomi rakyat, sekaligus menghadirkan solusi konkret bagi pelaku UMKM agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah di Jawa Timur. (dpr) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru