Siswa Surabaya Kembali Masuk Sekolah Usai Lebaran, Dispendik Tekankan Disiplin dan Bijak Gunakan Gadget

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan aktivitas belajar mengajar (KBM) tatap muka bagi siswa SD dan SMP kembali berjalan normal mulai Senin, 30 Maret 2026, setelah libur Hari Raya Idulfitri yang berlangsung sejak 16 hingga 27 Maret 2026.

Hari pertama masuk sekolah dimanfaatkan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya untuk melakukan pemantauan langsung. Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, turun ke lapangan dengan meninjau kegiatan pembelajaran di SDN Ketintang I Surabaya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Balai Pemuda Tetap Jadi Rumah Seniman

Dalam kunjungannya, Febrina mengingatkan para siswa untuk segera kembali ke pola hidup disiplin setelah menikmati libur panjang. Ia menekankan pentingnya membangun kembali rutinitas, mulai dari bangun pagi hingga fokus dalam kegiatan belajar di sekolah.

“Libur sudah selesai, saatnya kembali ke rutinitas. Bangun pagi dan belajar itu harus jadi kebiasaan lagi,” ujarnya di hadapan siswa.

Tak hanya soal kedisiplinan, Febrina juga menyoroti pentingnya membangun karakter kepedulian antar teman di lingkungan sekolah. Ia mengajak siswa untuk saling memperhatikan dan tidak ragu menunjukkan empati, termasuk kepada teman yang sedang mengalami kesulitan.

Menurutnya, sikap peduli bisa dimulai dari hal sederhana seperti menanyakan kabar teman yang tidak masuk sekolah atau memberikan dukungan saat teman sedang bersedih.

Di sisi lain, Dispendik juga memberi perhatian serius terhadap penggunaan gadget di kalangan pelajar. Febrina mengimbau agar siswa mulai membatasi penggunaan ponsel, mengingat risiko paparan konten negatif di dunia digital semakin tinggi.

Baca juga: Surabaya Perkuat Kolaborasi Regional, Sampah Diolah Jadi Energi Listrik

“Penggunaan gadget harus bijak. Banyak hal berbahaya jika tidak digunakan dengan tepat,” tegasnya.

Ia bahkan menyinggung kasus di luar Surabaya, di mana seorang pelajar harus berurusan dengan hukum akibat keterlibatan dalam grup berbahaya di dunia maya. Hal ini menjadi peringatan agar siswa lebih waspada dan tidak sembarangan mengakses konten digital.

Selain itu, Febrina turut mengingatkan siswa kelas 6 SD untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026. Ia optimistis para siswa masih memiliki waktu untuk meningkatkan kesiapan belajar.

Baca juga: Pasca Lebaran, Eri Cahyadi Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Waspada Urbanisasi

“Masih ada waktu untuk belajar lebih maksimal. Semoga semuanya bisa mendapatkan hasil terbaik,” katanya.

Menutup pesannya, Febrina mengingatkan pentingnya peran doa orang tua dalam mendukung keberhasilan belajar siswa. Ia meminta para siswa untuk selalu memohon restu sebelum berangkat ke sekolah maupun menghadapi ujian.

“Jangan lupa minta doa kepada orang tua agar diberi kemudahan dalam belajar dan saat menghadapi TKA,” pungkasnya.(sub)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru