Persija Kehilangan Momentum, Bepe Minta Tim Bangkit di Sisa Musim

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I JAKARTA - Performa inkonsisten yang ditunjukkan Persija Jakarta dalam tiga pertandingan terakhir menjadi sorotan serius jelang penutupan musim Super League 2025/2026. Alih-alih mengamankan poin penuh dalam fase krusial, Macan Kemayoran justru harus puas dengan hasil yang jauh dari ekspektasi.

Dua laga kandang yang seharusnya menjadi momentum kebangkitan berakhir tanpa kemenangan. Saat menjamu Borneo FC, Persija hanya mampu bermain imbang 2-2. Hasil serupa kembali terulang ketika menghadapi Dewa United dengan skor 1-1. Situasi semakin memburuk setelah Persija takluk 2-3 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga tandang.

Baca juga: Fabio Calonego Menggila! Tiga Gol Roket Jarak Jauh Jadi Senjata Mematikan Persija

Rangkaian hasil tersebut menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Mauricio Souza, terutama karena terjadi di saat setiap poin sangat menentukan dalam persaingan papan atas. Konsistensi yang diharapkan justru belum mampu diwujudkan, menjadikan peluang Persija dalam perebutan gelar semakin menipis.

Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, tak menutupi kekecewaan manajemen atas capaian tersebut. Menurutnya, kegagalan meraih kemenangan dalam tiga laga beruntun menjadi catatan yang sangat disayangkan.

“Manajemen sangat menyayangkan tiga laga terakhir dilewati tanpa kemenangan. Walaupun tidak mudah, secara hitungan poin segala kemungkinan masih bisa terjadi,” ujar pria yang akrab disapa Bepe itu.

Baca juga: PERSIB Tatap Delapan “Final”, Julio Cesar Tekankan Fokus Laga demi Laga

Dengan hanya menyisakan delapan pertandingan, tekanan kini semakin besar bagi skuad yang dipimpin oleh Rizky Ridho. Setiap pertandingan ke depan tak lagi sekadar rutinitas, melainkan penentu nasib Persija dalam perburuan gelar musim ini.

Manajemen pun meminta seluruh elemen tim untuk menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Bepe menegaskan bahwa peluang belum sepenuhnya tertutup, namun dibutuhkan respons cepat dan perubahan sikap di lapangan.

Ia menaruh harapan besar kepada jajaran pelatih, pemain, hingga ofisial untuk tetap menjaga semangat juang dan meningkatkan fokus di setiap pertandingan. Menurutnya, kualitas yang dimiliki Persija sejatinya cukup untuk bangkit dari situasi sulit ini.

Baca juga: Teja Paku Alam Bidik Rekor Nirbobol, Tetap Utamakan Kepentingan Tim

“Jadi, kami meminta pelatih dan pemain untuk memberikan fokus ekstra pada setiap pertandingan dan terus berjuang hingga pekan terakhir. Persija memiliki seluruh komponen untuk bangkit dan menjaga konsistensi,” tegasnya.

Kini, tantangan terbesar Persija bukan hanya soal taktik atau strategi, melainkan bagaimana mengembalikan kepercayaan diri dan stabilitas permainan. Jika mampu melewati tekanan ini, bukan tidak mungkin Macan Kemayoran kembali menjadi ancaman serius hingga garis akhir kompetisi.(jak)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru