MERAHPUTIH I SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggulirkan program bantuan biaya pendidikan melalui Beasiswa Tangguh bagi mahasiswa ber-KTP Surabaya. Pendaftaran dibuka mulai 13 hingga 24 April 2026 secara daring melalui laman resmi besmart.surabaya.go.id.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa kuota beasiswa tahun ini mencapai sekitar 23.000 penerima. Namun, skema penyaluran mengalami perubahan dengan fokus utama pada mahasiswa dari keluarga kategori Desil 1 hingga Desil 5.
Baca juga: Kader NasDem Jatim Protes Pemberitaan Tempo, Tuntut Permintaan Maaf hingga Proses Hukum
Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah konkret untuk memastikan bantuan tepat sasaran, sekaligus memperkuat prinsip keadilan sosial. Bahkan, Pemkot Surabaya menginstruksikan jajaran kecamatan dan kelurahan untuk proaktif melakukan pendataan langsung ke rumah warga.
“Pendaftaran sudah dibuka. Camat dan lurah turun langsung ke lapangan karena data desil sudah kita miliki. Ini bentuk jemput bola agar bantuan benar-benar diterima yang berhak,” ujar Eri, Rabu (15/4/2026).
Eri menegaskan, penggunaan basis data desil mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto, guna meminimalisir potensi ketidaktepatan penerima. Ia menyebut, program ini juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam nilai-nilai Pancasila.
“Kami mohon maaf bagi warga di luar desil tersebut belum bisa terakomodasi. Tujuannya agar anggaran benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Baca juga: WFH-WFO ASN Surabaya Dievaluasi, Eri Cahyadi: Dorong Budaya Kerja Fleksibel dan Hemat Energi
Lebih jauh, ia berharap Beasiswa Tangguh mampu mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Surabaya, sekaligus mengurai persoalan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.
Adapun manfaat beasiswa meliputi uang saku sebesar Rp300 ribu per bulan (maksimal lima kali per semester), serta bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp2,5 juta. Bantuan diberikan hingga semester 8 untuk jenjang S1/D4 dan semester 6 bagi D3.
Sementara itu, persyaratan pendaftaran di antaranya adalah memiliki KTP Surabaya, berstatus mahasiswa aktif di perguruan tinggi negeri maupun swasta yang bekerja sama dengan Pemkot Surabaya, belum menikah, serta melengkapi dokumen secara daring.
Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Perlindungan Anak, Terapkan Gerakan Tanpa Gawai Tiap Malam
Tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran pada 13–24 April 2026, dilanjutkan verifikasi berkas hingga 7 Mei 2026. Pengumuman penerima dijadwalkan pada 8 Mei 2026, dengan proses daftar ulang berlangsung 11–13 Mei 2026.
Program ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi mahasiswa Surabaya untuk melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya, sekaligus mencetak generasi unggul di masa depan.(sub)
Editor : Redaksi