MERAHPUTIH | BANJARMASIN - Untuk meringankan beban kehidupan warga yang terdampak Pandemi Covid-19, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Bhakti Sosial Peduli Covid-19, Sabtu kemarin.
Dengan menggandeng Komunitas Otomotif Kalsel Indonesia Off-Road Federation (IOF), Ikatan Motor Indonesia (IMI), dan Club Banua Bhayangkara Jip Community (BBJC), Polda Kalsel menyalurkan paket bantuan Sembako menggunakan sistem jemput bola atau Door to door ke setiap warga kurang mampu yang membutuhkan dan terdampak langsung Pandemi Covid-19.
Baca juga: Tanto Peduli Serahkan Bantuan 2.000 Paket Sembako Kepada Pemprov Jatim
Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., diwakili Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin, M.H., beserta Irwasda, Pejabat Utama Polda Kalsel, Wakapolresta Banjarmasin dan Komunitas Otomotif Kalsel berkeliling turun langsung menyalurkan bantuan sembako berupa beras ke daerah terpencil, salah satunya Desa Matang Kanas Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar.
Sembari membagikan sendiri paket sembako tersebut, Wakapolda Kalsel beserta rombongan yang bertemu langsung dengan warga penerima bantuan juga menyampaikan imbauan agar masyarakat selalu mematuhi anjuran Pemerintah dan maklumat Kapolri tentang pencegahan penularan Covid-19.
Baca juga: Kapolda Kalsel Beri Reward 44 Anggota Berprestasi
Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin mewakili Kapolda Kalsel mengatakan, bahwa kegiatan Bhakti Sosial ini dilakukan bertujuan untuk membantu masyarakat tidak mampu dan terdampak Covid-19.
“Paket Sembako disalurkan secara langsung (Door to door) kepada yang membutuhkan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan penerapan physical distancing untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19,” ujarnya.
Baca juga: Polda Kalsel Bongkar Jaringan Internasional Amankan 300 Kg Sabu
Dia menjelaskan, dengan cara jemput bola mendatangi langsung seperti ini maka bantuan yang disalurkan akan tepat sasaran karena warga yang berhak menerima bantuan tersebut meliputi kaum dhuafa, warga kurang mampu, dan tidak memiliki pekerjaan.
“Pemberian bantuan sosial ini disamping sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, juga diharapkan dapat mendekatkan Polisi dengan masyarakat,” imbuh Wakapolda Kalsel. (her)
Editor : Agiyo monseh F