MERAHPUTIH|PRANCIS-Kabar kurang sedap menimpa tim Yamaha. Ini setelah satu engineer mereka terbukti positif Covid-19. Sedangkan lima orang yang tinggal bersama harus menjalani isolasi mandiri.
Alhasil, mereka akan melewatkan Grand Prix Prancis akhir pekan ini.
Baca juga: Menteri Sandiaga Uno Menyaksikan Keseruan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024
"Yamaha Motor Co Ltd dan Yamaha Motor Racing Srl dengan menyesal mengumumkan bahwa enam engineer Yamaha MotoGP group, termasuk project leader YZR-M1 Takahiro Sumi, akan tidak bisa menghadiri Grand Prix Prancis akhir pekan ini," demikian pernyataan tim seperti dikutip Reuters, Jumat.
Yamaha mengatakan bahwa karena alasan pembatasan perjalanan, sejumlah staf mereka sering tinggal di Andorra di antara balapan dan salah satu dari engineer mereka kedapatan positif pada Selasa sebelum perjalanan mereka ke Prancis.
"Lima anggota tim dari kelompok engineer itu mendapati hasil negatif... 24 jam setelah tes lanjutan dilakukan untuk mengecek ulang hasil tes pertama,"
Baca juga: Jatim Dominasi Grasstrack di PON XXI Sumut-Aceh, Raih Dua Medali Emas
"Hasil tes tersebut identik, mengonfirmasi hasil tes awal positif COVID-19 dari satu anggota dan negatif untuk lima anggota lainnya.
"Sebagai konsekuensi, semua engineer YMC dalam kelompok perjalanan ini sekarang mengisolasi diri di Andorra dan tidak akan menghadiri akhir pekan balapan nanti di Le Mans."
Yamaha mengatakan mereka akan mengirim sejumlah staf pengganti ke Le Mans dan Sumi serta lima engineer yang mengisolasi akan tetap berkomunikasi dengan mereka.
Baca juga: Pemkot bersama IMI Gelar Balap Motor di Sirkuit GBT, Diikuti 380 Pembalap dari Jawa hingga Papua
Tim akan mengevaluasi situasi tersebut pekan depan untuk melihat apakah kelompok yang terdampak bisa datang di Grand Prix Aragon pada 18 Oktober mendatang.(red)
Editor : Eko Yudiono