Perum Bulog Divre Maluku Siap Salurkan Beras 180 Ton untuk KPM-PKH

harianmerahputih.id
Beras Bulog. ant

MERAHPUTIH| MALUKU- Tahap kedua penyaluran beras bagi keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) 2020 akan kembali dilakukan. Sebelumnya, tahap pertama program tersebut sudah dilakukan Perum Bulog Divre Maluku Agutus dan September lalu.


Kepala Perum Bulog Divre Maluku, Muhammad Taufiq, di Ambon, Senin, mengatakan, jatah beras bantuan dari Kementerian Sosial untuk Agustus, September, dan Oktober 2020. Penyalurannya dibagi dua tahap, pertama Agustus dan September 2020 sudah direalisasikan. " Nah,tahap kedua akan dilakukan pada Oktober 2020," imbuhnya.

Baca juga: Kejari Gowa dan Kejati Sulsel Harus Profesional: Kasus Pemalsuan Identitas yang Dilaporkan Kong Ambri


Ia menjelaskan, Bulog Maluku sudah mendapat informasi dari Dinas Sosial Kota Ambon untuk dilakukan penyaluran pada 20 Oktober 2020 karena itu sudah disiapkan beras sebanyak 108 ton jatah tahap kedua untuk KPM PKH.

"Yang jelas namanya penugasan, maka Bulog Maluku menyiapkan stoknya saja, terkait penyaluran dilakukan koordinasi dengan Dinas Sosial setempat," ujarnya.

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

Taufiq menyatakan, pelaksanaan penyaluran beras bantuan untuk PKH dilakukan serempak, baik di Kota Ambon maupun kabupaten/kota lain di Maluku.

Penyaluran beras tahap kedua juga akan diterima oleh keluarga PKM PKH yang sudah menerima pada tahap pertama, sebab jatahnya memang tiga bulan.

Baca juga: Perkuat Sinergi dengan Media, Bandara Internasional Pattimura Ambon Gelar Media Gathering 2025

"Jadi kita melaksanakan penyaluran baik tahap pertama maupun kedua sesuai dengan pagu yang diberikan dari Kementerian Sosial. Penyaluran bantuan beras untuk Maluku ditetapkan selama Agustus, September dan Oktober 2020," katanya.

Jumlah beras sebanyak 4.584 ton, sedangkan keluarga penerima sebanyak 101.868 KPM PKH, dengan pembagian tiap KK sebanyak 15 Kg dan dilakukan dalam dua tahap. (red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru