Toko Elektronik dan Emas Pasar Larangan Sidoarjo Terbakar

harianmerahputih.id
Toko elektronik dan emas di Pasar Larangan Sidoarjo terbakar. ant

MERAHPUTIH| SIDOARJO- Pasar Larangan, Sidoarjo terbakar, Selasa, (10/11) sekitar pukul 10.30 WIB. Tercatat, dua toko elektronik dan dua toko emas dilalap Si Jago Merah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena kesigapan petugas pemadam kebakaran yang tepat waktu datang di tempat kejadian perkara (TKP).


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo Dwijo Prawito, di Sidoarjo mengatakan kebakaran itu terjadi di lantai dua masing-masing toko.

"Ada enam unit kendaraan pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk membantu proses pemadaman api," katanya, seperti dinukil dari ANTARA.

Ia mengatakan, selang dua jam api sudah berhasil dikuasai oleh petugas dan kini dalam proses pembasahan kebakaran itu.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, tetapi sempat membuat warga dan juga pedagang sempat panik mengingat lokasi toko yang berhimpitan dengan toko lainnya.

Lokasi toko yang berada di tepi jalan raya juga memudahkan petugas untuk melakukan proses pemadaman kebakaran itu.

Kebakaran itu juga sempat membuat arus lalu lintas di depan Pasar Larangan macet dan sebagian arus lalu lintas dialihkan ke jalan lain.

Petugas kepolisian dari Polsek Candi juga berjaga di lokasi kebakaran untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena toko yang terbakar itu adalah toko emas dan toko elektronik.

"Semua barang sudah diamankan antisipasi penjarahan," kata Kapolsek Candi, AKP Yuli Khrisna.

Sampai dengan saat ini masih belum diketahui berapa kerugian yang dialami pemilik akibat kebakaran itu. Termasuk juga dugaan awal penyebab terjadinya peristiwa kebakaran itu.(red)

Baca juga: Pelapor Kecewa, Terduga Pemalsu Identitas Ang Merry Tak Ditahan dengan Alasan Sakit

 

Baca juga: Bandara Pattimura Ambon Wujudkan Kepedulian Lewat Program “Injourney Airport Sehat” di Negeri Hatu

Source video: WhatsApp

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru