MERAHPUTIH I JEMBER - Kota Surabaya berhasil menyabet juara umum cabang olahraga shorinji kempo Porprov VII Jawa Timur dengan total poin 43. Selama tiga hari peyelenggaraan di GOR Juang 45 Politeknik Negeri Jember. Selama tiga hari peyelenggaraan di GOR Juang 45 Politeknik Negeri Jember mereka berhasil menyabet 9 emas, 3 perak dan 1 perunggu.
7 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu diperoleh Surabaya di hari terakhir penyelenggaraan, Minggu (26/6). Sebelumnya, Surabaya sudah mendapat 2 emas pada Jumat (24/6) lalu.
Baca juga: Porprov Jatim 2022 Sukseskan Penyelenggaraan, Prestasi, Ekonomi
Tujuh tambahan emas Kota Surabaya kemarin diperoleh di nomor Randori Putra Kelas 60 kg (Geraldio Julian Radja), Randori Putri Kelas 55 kg (Cita Kartika Putri), embu beregu putra, embu beregu campuran, embu pasangan putri kyu 3 (Erra choiriyah dan Priyanka Kareena), embu pasangan putra kyu 1 (Rendy + Willyam) serta embu pasangan campuran kyu 1 (Marshanda dan Willyam).
"Target kami mendapat 7 emas, tapi syukur kami mendapat tambahan dua emas," kata Ermandaru, bidang litbang KONI Surabaya.
"Persiapan kami sangat matang dan kami sudah mengukur semua kekuatan," imbuhnya.
Di posisi kedua klasemen perolehan medali, ada Kabupaten Pasuruan dengan 5 medali emas, 2 perak, dan 5 perunggu. Total, Kabupaten Pasuruan mengumpulkan 29 poin. Diikuti Kabupaten Malang dengan raihan 2 medali emas, 5 perak, 5 perunggu (22 poin).
Baca juga: Surabaya Juara Umum Porprov Jatim
Sementara itu terkait pelaksanaan lomba dan pertandingan Shorinji Kempo di Porprov kali ini, Wakil Ketua KONI Jawa Timur, Ali Affandi Mattalitti, menyampaikan apresiasi yang sangat besar terhadap kabupaten/kota yang telah serius melakukan pembinaan terhadap atlet muda di daerahnya.
“Saya mengapresiasi cabor Shorinji Kempo ini karena ada pemerataan perolehan medali. Ini kan berarti semua kabupaten/kota sedang mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya (untuk turun di event ini). Sebagai contoh di Pengprov Esports Indonesia (ESI) itu yang menang bukan dari kota-kota besar. Di Shorinji Kempo pun, sekarang ada kabupaten/kota yang sebenarnya tidak ditarget juara (di kelas tertentu) justru mendapatkan emas,” ucapnya.
Menurutnya, perolehan medali yang merata ini menunjukkan antusiasme dan pembibitan yang dilakukan daerah itu sudah mulai seimbang. Hal ini sesuai dengan roadmap KONI Jatim lantaran ini memudahkan kami mendapatkan atlet.
Baca juga: Kabupaten Kediri dan Kota Kediri Gudangnya Atlet Tarung Derajat
“Dengan adanya kompetisi, itu yang menang adalah anak-anak terbaik, yang nantinya akan terpilih menjadi atlet Puslatda Jatim proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON),” kata Andi.
Ia berharap, seluruh daerah melakukan pembinaan yang serius kepada atlet mudanya agar kekuatan merata. Sehingga kekuatan atlet Jatim tidak hanya terpusat di Kota Surabaya, tapi di semua daerah.
“Dan yang paling penting mengedukasi masyarakat supaya berolahraga,” pungkasnya. (red)
Editor : prass prasetyo