AHY Wisuda Gelar Doktor di Unair, Inspirasi untuk Generasi Muda Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah RI, Agus Harimurti Yudhoyono berpidato pada prosesi wisuda di Airlangga Convention CenterUniversitas Airlangga, Surabaya, Minggu (22/12/2024).
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah RI, Agus Harimurti Yudhoyono berpidato pada prosesi wisuda di Airlangga Convention CenterUniversitas Airlangga, Surabaya, Minggu (22/12/2024).

MERAHPUTIH I SURABAYA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menorehkan prestasi gemilang di bidang akademik. Ia resmi menyandang gelar Doktor setelah menjalani prosesi wisuda di Airlangga Convention Center (ACC), Universitas Airlangga (Unair), Minggu (22/12/2024).

Prestasi AHY tidak berhenti di situ. Ia juga dinobatkan sebagai wisudawan terbaik, sebuah penghargaan yang mencerminkan dedikasinya dalam menyelesaikan studi dengan hasil luar biasa. Dalam pidato wisudanya, AHY tidak hanya berbicara tentang perjalanan akademiknya, tetapi juga memberikan pesan inspiratif kepada para lulusan lainnya.

“Predikat ini adalah kehormatan besar bagi saya. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kita memanfaatkan ilmu ini untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa,” ujar AHY. 

Dalam kesempatan tersebut, AHY menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan praktik lapangan, terutama bagi mereka yang berkecimpung di dunia pemerintahan. Menurutnya, pendekatan berbasis data dan kebijakan teknokratis menjadi kunci dalam menciptakan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Gelar Doktor ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan AHY, yang sebelumnya juga dikenal sebagai lulusan Universitas Harvard dan peraih Adhi Makayasa. Sebagai Menko Infrastruktur, AHY berharap ilmu yang ia peroleh di Unair dapat semakin memperkuat langkahnya dalam menciptakan kebijakan berbasis bukti dan analisis yang mendalam.

"Pendidikan adalah investasi terbaik. Saya ingin mengajak generasi muda untuk tidak pernah berhenti belajar, karena ilmu adalah bekal utama dalam menghadapi tantangan global,” tutur AHY menutup pidatonya.

Momen spesial ini menjadi lebih bermakna dengan kehadiran keluarga AHY, termasuk sang istri, Annisa Pohan, dan putri mereka yang tampak bangga menyaksikan pencapaian sang kepala keluarga. Tidak hanya itu, sejumlah tokoh penting dari Kabinet Merah Putih turut hadir memberikan dukungan, seperti Menteri Pekerjaan Umum Dodi Hanggodo, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman, serta Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifky Harsya.

Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih sekaligus Ketua Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, juga hadir di acara tersebut. Dalam keterangannya, Emil menyampaikan rasa bangga atas pencapaian AHY.

 “Beliau adalah sosok yang luar biasa, baik secara akademik maupun profesional. Kehadirannya di Unair sebagai almamater menunjukkan betapa tingginya kepercayaan terhadap kampus ini sebagai tempat melahirkan pemimpin bangsa,” ujar Emil.

Emil juga menambahkan, gelar Doktor yang diraih AHY akan menjadi modal besar dalam merumuskan kebijakan yang lebih teknokratis sekaligus aplikatif, sehingga dapat langsung menjawab kebutuhan masyarakat.

Dengan gelar Doktor yang baru diraihnya, AHY diharapkan mampu mengintegrasikan dunia akademik dan politik secara lebih erat. Langkah ini tidak hanya akan memperkuat kebijakan pemerintah, tetapi juga menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus mengejar pendidikan tinggi dan berkontribusi dalam membangun negeri. (red) 

 

 

Editor : prass prasetyo