Bakesbangpol Bojonegoro Buka Seleksi Paskibraka 2026, 72 Pelajar Kelas X Dibutuhkan

MERAHPUTIH I BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali membuka ruang pengabdian bagi generasi muda terbaiknya. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bojonegoro, seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 resmi diumumkan. Pendaftaran dijadwalkan berlangsung secara daring mulai 3 hingga 23 Maret 2026.

Momentum ini menjadi kesempatan emas bagi pelajar kelas X di seluruh wilayah Bojonegoro untuk ambil bagian dalam tugas kenegaraan yang sarat makna. Tahun ini, sebanyak 72 personel akan dipilih, terdiri dari 42 putra dan 30 putri, yang nantinya bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro, Amir Syahid, menegaskan bahwa proses seleksi akan dilaksanakan secara profesional dengan menjunjung tinggi transparansi dan integritas.

“Kami mengundang seluruh putra-putri terbaik Bojonegoro yang duduk di kelas X untuk menunjukkan bakat dan dedikasinya. Seleksi Paskibraka bukan sekadar soal baris-berbaris, melainkan pembentukan karakter, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air yang mendalam,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai segala bentuk praktik penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi. Amir menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya.

“Penting untuk dicatat bahwa seluruh proses seleksi ini gratis. Kami meminta orang tua dan siswa tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Semua murni berdasarkan kompetensi dan hasil seleksi di lapangan,” tegasnya.

Berdasarkan pengumuman resmi nomor 200.1.2/238/412.305/2026, terdapat sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi calon peserta. Pendaftar harus berstatus Warga Negara Indonesia dan tercatat sebagai pelajar kelas X. Usia minimal 16 tahun dan maksimal 18 tahun pada 17 Agustus 2026.

Dari sisi fisik, tinggi badan menjadi salah satu kriteria penting. Untuk putra, tinggi badan minimal 166 cm dan maksimal 180 cm. Sementara putri, minimal 163 cm dan maksimal 175 cm. Peserta juga harus sehat jasmani dan rohani, tidak memiliki bentuk kaki O atau X yang ekstrem, serta tidak mengalami telapak kaki datar (flat foot). Secara akademik, nilai rapor minimal berada pada kategori baik.

Seleksi akan dilakukan secara bertahap dan komprehensif. Dimulai dari seleksi administrasi dan kesehatan, dilanjutkan dengan penilaian postur tubuh melalui parade. Peserta juga akan menjalani Tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum (TIU), serta tes kesamaptaan fisik dan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Tak hanya itu, aspek kepribadian menjadi perhatian khusus dalam seleksi tahun ini. Psikotes, wawancara, hingga penelusuran rekam jejak media sosial akan menjadi bagian dari penilaian guna memastikan calon Paskibraka memiliki integritas dan karakter yang baik.

Pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui laman resmi https://paskibraka.bpip.go.id yang dikelola oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Peserta diwajibkan mengunggah sejumlah dokumen, antara lain foto berlatar merah, Kartu Keluarga, surat izin kepala sekolah, serta surat pernyataan kesediaan mematuhi seluruh aturan pembentukan Paskibraka.

Panitia juga membuka layanan informasi bagi masyarakat yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Calon peserta dapat menghubungi Muhammad Harindra, S.STP. melalui WhatsApp di nomor 0821-4316-3456 atau datang langsung ke Kantor Bakesbangpol Bojonegoro di Jalan Trunojoyo Nomor 12.

Dengan dibukanya seleksi ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap lahir generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kokoh dalam ideologi dan karakter. Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan simbol keteladanan pelajar yang siap menjadi garda terdepan penjaga nilai-nilai kebangsaan.(oro)

Editor : Redaksi