Risto Mitrevski Siap Main di Posisi Apa Pun, Persebaya Tak Mau Remehkan Garudayaksa

Risto Mitrevski mengaku siap tempur jelang melawan Garudayaksa. (Persebaya)
Risto Mitrevski mengaku siap tempur jelang melawan Garudayaksa. (Persebaya)

MERAHPUTIH I SURABAYA – Risto Mitrevski menunjukkan fleksibilitasnya menjelang laga Persebaya Surabaya menghadapi Garudayaksa FC. Pemain asal Makedonia Utara tersebut menegaskan tidak mempermasalahkan posisi yang diberikan pelatih Bernardo Tavares selama tenaganya dibutuhkan untuk membantu tim meraih hasil maksimal.

Persebaya akan menjamu Garudayaksa pada pekan ketiga Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (19/9). Laga ini menjadi kesempatan bagi Green Force untuk melanjutkan tren positif setelah sebelumnya meraih kemenangan 1-0 atas PSIM Yogyakarta.

Risto menjadi salah satu pemain yang memperlihatkan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan tim. Dalam dua pertandingan awal musim, pemain 34 tahun itu dipercaya mengisi sektor gelandang bertahan, meski posisi naturalnya adalah bek.

Perubahan peran tersebut tidak membuat Risto keberatan. Baginya, kebutuhan tim menjadi prioritas dibandingkan posisi favorit seorang pemain.

“Bagi saya, tugas utama adalah memberikan segala kemampuan di setiap pertandingan. Kalau pelatih meminta saya bermain sebagai penyerang, wing-back, atau posisi lainnya, saya akan menjalankannya,” kata Risto dalam konferensi pers, Jumat (18/9).

Menurutnya, pemain harus mampu mengikuti keputusan pelatih selama berada di lapangan. Karena itu, ia memilih berkonsentrasi menjalankan instruksi yang diberikan Tavares.

“Pada akhirnya, keputusan ada di tangan pelatih. Saya siap memberikan yang terbaik di posisi mana pun yang dibutuhkan tim,” imbuhnya.

Fleksibilitas Risto menjadi opsi tersendiri bagi Tavares dalam meracik komposisi Persebaya. Kompetisi baru memasuki pekan ketiga sehingga kebutuhan untuk memiliki pemain yang mampu mengisi lebih dari satu posisi dapat membantu tim menghadapi dinamika pertandingan.

Apalagi, Persebaya masih harus menjalani perjalanan panjang dalam kompetisi musim ini. Konsistensi performa dan kesiapan seluruh pemain menjadi faktor penting untuk menjaga persaingan di papan klasemen.

Namun, Risto mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena dengan hasil positif yang sudah diraih. Menghadapi Garudayaksa, ia menilai Persebaya tetap harus tampil serius sejak awal pertandingan.

Garudayaksa memang berstatus sebagai tim promosi, tetapi Risto tidak menganggap status tersebut sebagai alasan untuk mengurangi kewaspadaan. Menurutnya, setiap tim yang berlaga di Super League memiliki kualitas dan motivasi masing-masing.

“Tidak ada pertandingan yang mudah di liga ini. Kami harus melihat pertandingan dari laga ke laga karena setiap lawan memiliki pemain dan skuad yang bagus,” tuturnya.

Risto juga memperkirakan Garudayaksa memiliki motivasi tambahan ketika menghadapi Persebaya di GBT. Atmosfer stadion yang dipenuhi Bonek dan Bonita dinilai dapat menjadi tantangan sekaligus pemicu semangat bagi tim tamu.

“Mereka juga punya motivasi lebih ketika datang ke sini untuk menghadapi Persebaya,” ujarnya.

Persebaya sendiri memiliki modal positif sebelum pertandingan. Kemenangan tipis 1-0 atas PSIM membuat Green Force mengantongi hasil maksimal pada laga sebelumnya.

Sebaliknya, Garudayaksa datang setelah menelan kekalahan 0-2 dari Persik Kediri pada pekan kedua. Meski demikian, Risto tidak menjadikan hasil tersebut sebagai patokan untuk mengukur kekuatan calon lawan.

Menurutnya, kekalahan pada pertandingan sebelumnya justru bisa membuat Garudayaksa tampil lebih agresif untuk mencari momentum kebangkitan. Situasi tersebut harus diantisipasi Persebaya dengan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

Risto meminta seluruh pemain Green Force mempertahankan keseriusan yang sama seperti ketika menghadapi PSIM. Tidak boleh ada ruang untuk meremehkan lawan hanya karena perbedaan hasil pada pertandingan sebelumnya.

“Kami tidak boleh menganggap remeh siapa pun. Kalau tidak serius, kami bisa mendapatkan masalah. Setiap pertandingan harus kami jalani dengan fokus yang sama,” tegasnya.

Pertandingan kontra Garudayaksa sekaligus menjadi ujian bagi Persebaya untuk menjaga momentum di awal Super League 2026/2027. Dukungan penuh Bonek dan Bonita di GBT diharapkan dapat memberikan energi tambahan bagi Green Force.

Di tengah tuntutan meraih kemenangan, kemampuan pemain seperti Risto untuk menjalankan berbagai peran menjadi salah satu kekuatan yang dapat dimanfaatkan Tavares. Bagi pemain berusia 34 tahun itu, posisi bukan persoalan selama dirinya bisa memberikan kontribusi bagi Persebaya.(sub)

Editor : Redaksi