MERAHPUTIH | YOGYAKARTA - Pandemi Covid-19 yang terus meluas ke berbagai wilayah di Jatim, termasuk di Jawa Tengah dengan jumlah pasien yang terus meningkat. Sementara tenaga pemakaman jenazah protokol Covid-19 jumlahnya terbatas. Mendorong Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bantul, Yogyakarta bentuk relawan pemakaman dan evakuasi pasien tergejala virus Corona itu.
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Bantul Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Tustiani mengatakan sejak pandemik Corona merebak dan banyak pasien meninggal dunia, itu menjadi pemikiran DPC PDI. "Relawan-relawan kami siapkan sudah memiliki pengalaman dan mendapatkan pelatihan terkait pemakaman jenazah yang menggunakan protokol Covid-19," kata Tustiani, Sabtu (25/4).
Baca juga: Bupati Bantul Belajar Olah Sampah Jadi Energi Listrik dari Surabaya
Politisi asal Kecamatan Kretek ini menambahkan, keberadaan relawan pemakaman dan evakuasi pasien dengan gejala mengarah ke Covid-19 sangat effektif sehingga pemakaman dengan protokol Covid-19 telah dilaksanakan. "Kita sudah melakukan pemakaman jenazah sebanyak 3 kali dengan menggunakan protokol Covid-19," ucapnya.
Terkait penjemputan pasien Corona, hingga hari ini belum dilaksanakan karena permintaan dari masyarakat belum ada. Namun relawan berharap kasus Covid-19 di Bantul terus menurun. "Namun jika ada permintaan, relawan siap menjemput pasien dan mengantar hingga ke rumah sakit. Tentu dengan menggunakan protokol Covid-19," ujar anggota Komisi B DPRD DIY ini.
Lebih jauh Tusti mengatakan bagi warga yang meminta bantuan untuk melakukan evakuasi keluarga atau saudaranya yang memiliki gejala Covid-19 bisa menghubungi nomor telepon 0812-2792-9200, yang aktif selama 24 jam.
"Tentunya kalau pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19 ada instansi lain yang nantinya akan berkoordinasi dengan relawan," ucapnya.
Baca juga: Kudatuli, Jejak Luka dan Tonggak Reformasi
Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bantul, Joko Purnomo mengatakan dalam kondisi seperti ini, yang harus diutamakan adalah peduli dengan sesama, gotong-royong untuk membantu masyarakat dalam menghadapi kesulitan.
"Kita punya komitmen terhadap kemanusian yang utama, kepada warga yang betul-betul terdampak dan apa yang dilakukan oleh relawan menjadi contoh untuk bersama-sama melawan Covid-19,"ucapnya.
Joko mengaku percaya kepada relawan yang menangani jenazah dengan protokol kesehatan maupun yang melakukan evakuasi pasien dengan gejala Covid-19 karena sudah sangat berpengalaman dan tidak perlu diragukan.
Baca juga: DPP PDIP Evaluasi Kinerja DPC se-Jatim, Dua Ketua DPC Diganti
"Dibawah komando Mas Ali, saya percaya relawan akan memberikan yang terbaik bagi masyarakat tanpa melihat latar belakangnya karena yang utama adalah kemanusian," terangnya. (hdw/tji)
Editor : Tudji Martudji