PHRI Yogya: Akibat Covid-19, Sebanyak 319 Hotel dan Restoran Tutup

harianmerahputih.id
Salah satu hotel di Yogyakarta (Foto: HMP/Daru)

MERAHPUTIH | YOGYAKARTA - ‎Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut pandemik COVID-19 telah berdampak pada tutupnya operasional hotel dan restoran di DIY dan hanya menyisakan 48 hotel dan restoran yang masih buka.

"Kalau hotel saja hanya 30 an yang masih buka baik hotel bintang dan non bintang. Sedangkan restoran hanya 18 yang buka," kata Ketua PHRI, DIY, Deddy Pranowo Eryono, Jumat (1/5).

Sementara kata Deddy hotel bintang dan non bintang serta restoran yang tidak beroperasi saat ini bisa mencapai ratusan. Jumlah tersebut berdasarkan keanggotaan di PHRI DIY.

"Hotel dan restoran yang tidak beroperasi sampai hari ini mencapai 329. Itu saja yang tercatat di PHRI belum diluar keanggotaan PHRI DIY," tuturnya.

Pemilik Ruba Grha Hotel ini masih adanya hotel yang buka kata Deddy hanya untuk mendapatkan sedikit pemasukan dan menutup biaya operasional. Seperti menawarkan program untuk isolasi mandiri di hotel dengan harga terjangkau.

"Warga yang bosan isolasi di rumah masih bisa menyewa kamar hotel tentunya dengan harga yang terjangkau dan ada promonya," ucapnya.

Deddy menyebut harga untuk promo isolasi di hotel dalam waktu 14 hari dalam kisaran Rp 1,2 juta hingga Rp 10 juta untuk hotel bintang dan non bintang.

"Jadi kalau dihitung perharinya jatuhnya harga cukup murah. Yang paling murah tidak sampai Rp 100 ribu perharinya," kata dia. (dar/tji)

 

Editor : Tudji Martudji

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru