Layani Jemaah dengan Hati, Haji Adalah Bonus dari Allah

harianmerahputih.id
keberangkatan petugas haji ke Arab Saudi bukan untuk menunaikan ibadah haji, melainkan untuk melayani para tamu Allah sebaik-baiknya.

MERAHPUTIH I JAKARTA — Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i memberikan pesan menyentuh kepada para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang akan mengemban tugas mulia di Tanah Suci. Ia mengingatkan, keberangkatan mereka ke Arab Saudi bukan untuk menunaikan ibadah haji, melainkan untuk melayani para tamu Allah sebaik-baiknya.

“Kalau memang ingin dimuliakan oleh jemaah, maka tampillah sebagai pelayan jemaah,” ujar Romo Syafi’i dalam pengarahan kepada para petugas haji di Jakarta, Kamis (1/5/2025).

Baca juga: Arab Saudi Perluas Layanan Makkah Route, Embarkasi Makassar Jadi Sorotan Baru Jamaah Timur Indonesia

Petugas haji Indonesia telah diberangkatkan secara bertahap sejak akhir April 2025. Mereka bersiap menyambut kedatangan jemaah gelombang pertama yang dijadwalkan tiba di Madinah pada 2 Mei 2025.

Dalam pesannya, Romo Syafi’i—sapaan akrab Wamenag—menggarisbawahi pentingnya ketulusan dan niat dalam bertugas. Ia menegaskan, para petugas bukan berangkat untuk berhaji, tetapi untuk mengemban amanah pelayanan.

Baca juga: Kementerian Haji dan Umrah Tegaskan Mekanisme Berlapis Istithaah Kesehatan Jamaah

“Bertugaslah sebagai pelayan. Katakan dalam hati, ‘Ya Allah, aku datang untuk melayani tamu-tamu-Mu. Tapi izinkan aku, walau sedikit, untuk bisa ikut menunaikan haji,’” ucapnya penuh harap.

Ia menyebut ibadah haji bagi petugas bukanlah tujuan utama, melainkan anugerah jika Allah mengizinkan. “Sekali lagi, kalian tidak berangkat untuk naik haji. Tapi mohonlah kepada Allah agar diberi kesempatan menunaikannya,” tambahnya.

Baca juga: KPK Periksa 12 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Arah Penyidikan Kian Mengerucut

Romo Syafi’i juga berpesan agar seluruh petugas menjaga nama baik bangsa. Sikap, tutur kata, dan perilaku selama di Tanah Suci mencerminkan wajah Indonesia di mata dunia.

“Ini bukan sekadar tugas administratif atau teknis. Ini tentang pengabdian. Tentang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, keikhlasan, dan kehormatan bangsa,” tandasnya. (red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru