MERAHPUTIH I JEDDAH - Saudi Arabia Railways (SAR) melayani hampir dua juta kursi untuk jamaah haji yang akan menggunakan layanan Kereta Cepat Haramain selama musim Haji 1446 Hijriah. Jumlah ini meningkat sebesar 25 persen atau setara dengan tambahan 400 ribu kursi dibandingkan musim haji tahun sebelumnya. Peningkatan ini menandai kesiapan penuh SAR dalam mendukung kelancaran mobilitas jamaah, sesuai dengan standar keselamatan, efisiensi, dan kualitas layanan tertinggi.
Sebanyak 4.768 perjalanan kereta dijadwalkan berlangsung antara 1 Dzulqa’dah hingga 20 Dzulhijjah 1446 H, menghubungkan lima stasiun utama yang berada di jalur sepanjang 453 kilometer. Jalur tersebut mencakup Kota Suci Makkah, Madinah, Stasiun Sulaymaniyyah di Jeddah, Stasiun King Abdullah Economic City (KAEC), dan Stasiun Bandara Internasional King Abdulaziz. Keberadaan jaringan ini memungkinkan perjalanan antara dua kota suci dapat ditempuh dengan cepat dan nyaman hanya dalam waktu sekitar dua jam.
Baca juga: Arab Saudi Perluas Layanan Makkah Route, Embarkasi Makassar Jadi Sorotan Baru Jamaah Timur Indonesia
Kereta Cepat Haramain dikenal sebagai salah satu dari sepuluh kereta penumpang tercepat di dunia, dengan kecepatan operasi mencapai 300 kilometer per jam. Armada Haramain terdiri atas 35 rangkaian kereta, dan masing-masing rangkaian memiliki kapasitas 417 tempat duduk. Menariknya, seluruh kereta ini beroperasi tanpa emisi karbon, menjadikannya sebagai solusi transportasi ramah lingkungan yang turut mengurangi beban lalu lintas jalan darat di wilayah Hijaz selama musim haji.
Dikutip dari Saudi Press Agency (SPA), SAR menegaskan bahwa rencana operasional tahun ini merupakan bagian dari komitmen nasional Arab Saudi dalam melayani tamu Allah secara optimal. Melalui kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah, SAR memastikan bahwa layanan transportasi yang disediakan tidak hanya aman dan efisien, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian tujuan besar Saudi Vision 2030, yakni peningkatan kualitas layanan haji dan umrah secara berkelanjutan.
"Ini bukan hanya tentang menambah jumlah kursi, tetapi juga memastikan bahwa para jamaah dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu," ungkap perwakilan SAR dalam keterangan resminya. Ia menambahkan bahwa pengalaman dan keandalan SAR dalam pengoperasian kereta berkecepatan tinggi menjadi nilai tambah dalam mendukung kelancaran ibadah haji.
Baca juga: Kementerian Haji dan Umrah Tegaskan Mekanisme Berlapis Istithaah Kesehatan Jamaah
Dalam hal tarif, Kereta Cepat Haramain juga menyediakan dua kelas layanan untuk memenuhi beragam kebutuhan jamaah. Untuk rute Makkah-Madinah, harga tiket kelas ekonomi dibanderol sebesar 150 riyal Saudi atau sekitar Rp650 ribu. Sementara itu, kelas bisnis ditawarkan seharga 315 riyal atau setara Rp1,365 juta. Tarif ini dinilai sepadan dengan kecepatan, kenyamanan, serta efisiensi waktu yang ditawarkan.
Peningkatan kapasitas ini sekaligus menunjukkan upaya Arab Saudi dalam memodernisasi sistem transportasi publik untuk pelayanan ibadah yang lebih baik. Tidak hanya memudahkan mobilitas jutaan jamaah, tetapi juga mencerminkan transformasi besar Arab Saudi dalam sektor infrastruktur dan pelayanan publik.
Baca juga: Dishub Jatim Sambut Gagasan Perpanjangan Kereta Cepat Whoosh, Dorong Skema TOD Libatkan Swasta
Ke depan, SAR berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperluas jaringan layanan guna mendukung pergerakan jamaah secara lebih luas, tidak hanya selama musim haji, tetapi juga untuk umrah dan kunjungan ke situs-situs suci lainnya.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan semangat pelayanan terhadap tamu Allah, Kereta Cepat Haramain kini menjadi simbol efisiensi dan kemajuan transportasi modern yang tetap menjunjung nilai-nilai spiritual perjalanan ibadah haji. (red)
Editor : Redaksi