PERSIB Siap Tempur Hadapi Manila Digger, Mariano Peralta Minta Tim Tetap Waspada

MERAHPUTIH I BANDUNG – PERSIB Bandung terus mematangkan persiapan jelang laga play-off AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 menghadapi wakil Filipina, Manila Digger. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (31/8/2026), tersebut menjadi salah satu agenda penting yang mendapat perhatian serius dari skuad Maung Bandung.

Penyerang PERSIB, Mariano Peralta, memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi siap untuk menjalani pertandingan. Menurut pemain asal Argentina tersebut, persiapan tim dalam beberapa hari terakhir berjalan sesuai rencana, terutama dalam aspek fisik dan taktik.

Skuad PERSIB mendapatkan menu latihan dengan intensitas tinggi sebagai bagian dari upaya tim pelatih membangun kesiapan menghadapi laga yang diprediksi berlangsung ketat. Peralta menyebut, waktu persiapan yang tersedia dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memperbaiki berbagai aspek permainan.

"Persiapannya sangat baik. Kami sudah menjalani beberapa hari latihan yang cukup intens. Kemarin kami beristirahat, jadi kami memiliki waktu empat hari untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya. Kami tahu pertandingan ini sangat penting," ujar Peralta.

Bagi PERSIB, laga melawan Manila Digger bukan sekadar pertandingan biasa. Pertarungan tersebut menjadi pintu menuju fase kompetisi antarklub Asia yang lebih bergengsi. Karena itu, setiap detail persiapan menjadi perhatian, mulai dari kebugaran pemain, pematangan strategi, hingga kesiapan mental menghadapi tekanan pertandingan.

Peralta menilai program latihan yang diberikan tim pelatih telah membantu para pemain menjaga kondisi sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi lawan. Masa persiapan yang relatif singkat pun tidak dianggap sebagai hambatan karena seluruh anggota tim telah memahami arti penting pertandingan tersebut.

Namun, Peralta tidak ingin PERSIB terlena. Meski secara pengalaman dan reputasi PERSIB memiliki modal tersendiri di pentas sepak bola Asia, ia mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak meremehkan Manila Digger.

Menurutnya, tim asal Filipina itu datang dengan motivasi besar. Kesempatan untuk tampil di ACL Two tentu menjadi dorongan tersendiri bagi Manila Digger untuk memberikan perlawanan maksimal sejak menit pertama.

"Kami tahu mereka adalah tim yang bagus. Pertandingan nanti akan sangat sulit. Selain itu, mereka juga memiliki kesempatan untuk lolos ke Champions (ACL Two)," kata pemain berusia 28 tahun tersebut.

Pernyataan Peralta menunjukkan bahwa PERSIB tidak hanya fokus pada persiapan internal. Tim pelatih dan pemain juga berupaya membaca karakter permainan calon lawan agar strategi yang diterapkan pada pertandingan nanti bisa berjalan efektif.

Sikap waspada tersebut menjadi penting mengingat pertandingan play-off memiliki tekanan tersendiri. Kesalahan kecil dapat berpengaruh besar terhadap peluang sebuah tim untuk melanjutkan perjalanan di kompetisi Asia.

Karena itu, PERSIB diperkirakan akan tampil dengan pendekatan yang lebih terukur. Skuad Maung Bandung harus mampu menggabungkan agresivitas dalam menyerang dengan kedisiplinan ketika kehilangan bola.

Peralta sendiri berpeluang menjadi salah satu pemain yang diandalkan untuk memberikan ancaman di lini depan. Kehadirannya diharapkan mampu membantu PERSIB membongkar pertahanan Manila Digger sekaligus membuka ruang bagi pemain lain di sektor penyerangan.

Meski demikian, Peralta menegaskan bahwa hasil maksimal hanya bisa diraih melalui kerja kolektif. Persiapan intensif yang telah dijalani dalam beberapa hari terakhir harus diterjemahkan menjadi performa solid ketika pertandingan berlangsung.

Dengan waktu menuju pertandingan yang semakin dekat, PERSIB kini memasuki tahap akhir persiapan. Fokus tim diarahkan untuk memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik ketika menghadapi Manila Digger di Stadion Si Jalak Harupat.

Laga Senin mendatang pun menjadi momentum penting bagi PERSIB untuk menunjukkan kapasitasnya di level Asia. Dukungan dari seluruh elemen tim, kesiapan fisik, ketajaman taktik, serta konsentrasi sepanjang pertandingan akan menjadi faktor yang menentukan.

Pesan Peralta untuk tetap waspada menjadi pengingat bahwa tiket menuju babak berikutnya tidak akan didapat dengan mudah. Manila Digger memiliki target yang sama dan datang dengan ambisi untuk menciptakan kejutan.

PERSIB kini tinggal memastikan seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat tampil maksimal di lapangan. Duel di Si Jalak Harupat bukan hanya soal siapa yang lebih kuat secara nama besar, tetapi juga tentang siapa yang paling siap menjalankan strategi, menjaga fokus, dan memanfaatkan peluang.

Bagi Maung Bandung, kemenangan menjadi target utama demi menjaga langkah di kompetisi Asia. Sementara bagi Manila Digger, pertandingan tersebut merupakan kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di panggung yang lebih tinggi.

Dengan kondisi tim yang disebut siap tempur dan persiapan intensif yang terus dilakukan, PERSIB akan berusaha menjadikan laga play-off ACL Two tersebut sebagai awal positif dalam perjalanan mereka di kompetisi antarklub Asia musim ini.(ban)

Editor : Redaksi