MERAHPUTIH I JAKARTA – Persija Jakarta mulai menyiapkan strategi menghadapi tantangan baru pada musim 2026/2027. Setelah menjalani rangkaian pertandingan Super League, Macan Kemayoran kini bersiap mengalihkan fokus ke League Cup dengan menghadapi PSMS Medan dan Sumsel United di Grup A.
Turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi Persija untuk menjaga persaingan sekaligus memberikan menit bermain kepada pemain yang belum banyak tampil di kompetisi liga. Pelatih Persija, Shin Tae-yong, berencana memanfaatkan fase awal League Cup untuk merotasi skuad.
PSMS Medan akan menjadi lawan pertama Persija. Kedua tim dijadwalkan bertemu di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Selasa (3/11/2026) pukul 19.00 WIB.
Setelah melakoni pertandingan tandang tersebut, Persija akan kembali bermain di hadapan pendukungnya untuk menjamu Sumsel United pada Selasa (24/11/2026), dengan waktu kick-off pukul 19.00 WIB.
Shin menilai League Cup dapat menjadi ruang bagi para pemain untuk mendapatkan kesempatan bertanding sekaligus menjaga kebugaran skuad di tengah padatnya jadwal kompetisi.
“Untuk League Cup, kami akan merotasi semua pemain untuk memulihkan kondisi mereka dan membuat mereka terbiasa bertanding. Jadi, sebagian besar pemain yang tidak sering bermain di liga kemungkinan besar akan dimainkan,” ujar Shin Tae-yong.
Kebijakan rotasi tersebut membuka peluang bagi pemain yang selama tujuh pekan awal Super League 2026/2027 belum memperoleh banyak kesempatan tampil. Selain menjaga kebugaran pemain utama, langkah ini juga memungkinkan tim pelatih mengevaluasi kesiapan seluruh anggota skuad dalam menghadapi pertandingan kompetitif.
Bagi Persija, rotasi menjadi bagian penting dalam mengelola tenaga pemain ketika harus menjalani dua kompetisi dengan jadwal yang berdekatan. Tim tidak hanya dituntut menjaga konsistensi hasil, tetapi juga memastikan kedalaman skuad tetap terjaga sepanjang musim.
Sebelum bertandang ke markas PSMS, Persija terlebih dahulu harus menghadapi Dewa United pada 31 Oktober 2026. Jadwal tersebut membuat tim memiliki waktu persiapan yang relatif singkat sebelum menjalani laga perdana League Cup.
Tantangan belum berhenti setelah pertandingan di Medan. Empat hari seusai menghadapi PSMS, Persija dijadwalkan kembali berlaga di Super League dengan menjamu Persebaya Surabaya pada 7 November 2026.
Rangkaian pertandingan itu membuat pengaturan komposisi pemain menjadi perhatian tersendiri bagi tim pelatih. Rotasi di League Cup diharapkan dapat membantu menjaga kondisi pemain sekaligus memberikan kesempatan kepada anggota skuad lain untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Di sisi lain, Persija juga masih membahas komposisi pemain asing yang akan diturunkan dalam turnamen tersebut. Regulasi yang membatasi pendaftaran pemain asing menjadi tiga nama menjadi pertimbangan dalam menyusun kekuatan tim.
Shin mengatakan masih berkoordinasi dengan jajaran tim pelatih untuk menentukan pilihan yang paling sesuai. Keputusan tersebut akan menjadi bagian dari persiapan Persija menghadapi PSMS dan Sumsel United.
Dengan agenda pertandingan yang padat serta adanya pembatasan pemain asing, Persija dituntut cermat menyusun strategi. League Cup bukan hanya menjadi tantangan baru bagi Macan Kemayoran, tetapi juga kesempatan bagi Shin untuk menguji kedalaman skuad dan memberikan ruang bagi pemain yang selama ini belum banyak tampil.
Persiapan tersebut diharapkan membantu Persija menjaga keseimbangan antara kebutuhan rotasi, kebugaran pemain, dan persaingan di dua kompetisi sepanjang musim 2026/2027.(jak)
Editor : Redaksi